Oleh : Aan AmanahTia (Ibu Rumah Tangga)
Sungguh miris kekeringan akut tengah melanda hampir seluruh wilayah Indonesia bahkan berbagai penjuru dunia.
Fakta kekeringan itu merupakan petunjuk bahwa di tangan peradaban Barat sekuler, bumi tengah menderita kerusakan lingkungan yang sangat parah.
Penelitian terkini para ahli iklim dan lingkungan menunjukan laju deforestasi yang sangat cepat adalah yang paling bertanggung jawab terhadap darurat kekeringan dan krisis air bersih, di samping iklim ekstrem dan pemanasan global. “Keduanya, baik deforestasi maupun iklim ekstrem faktor penghambat yang sangat besar.
Penting diingat, laju deforestasi yakni ahli fungsi hutan yang begitu pesat selama beberapa dekade terakhir bukan karena tekanan populasi manusia sebagaimana yang banyak disangkakan. Akan tetapi lebih karena tekanan politik globalisasi dengan sejumlah agenda neoliberal yang hegemoni. Berupa liberalisasi sumber daya alam kehutanan, pertambangan, hingga pembangunan kawasan ekonomi khusus dan energi baru terbarukan.
“Semuanya, yakni deforrestasi, eksploitasi mata air, pencemaran sungai dan liberaliaasi air bersih perpipaan memiliki ruang yang subur dan luas dalam peradaban kehidupan sekuler. Khususnya peradaban ekonomi kapitalisme dan peradaban dan peradaban politik demokrasi yang melegalkan kelalaian negara. Sementara itu penanggulangan dan pencegahan dalam pencegahan dalam bingkai neoliberal telah gagal. Karena begitu banyak peraturan perundang-undangan dan program yang telah dijalankan pemerintah.”
Realitas ini semakin memperpanjang daftar kegagalan peradaban Barat dengan peradaban kehidupan sekulernya. Di tengah-tengah kian menguat kesadaran dunia untuk mengembalikan bumi dan segala isinya ke dalam pangkuan peradaban kehidupan dari penciptanya, Allah swt. Yakni, sistem kehidupan islam, syariah islam.
Sejarah merekam dan menunjukan kota Islam abad pertengahan sudah memiliki peradaban manajemen dan pasokan air yang sangat maju untk mengalirkan air kesemua tujuan.
Dengan demikian kehadiran syariat Islam adalah kebutuhan yang mendesak. Tidak saja bagi Indonesia tapi juga dunia. Lebih dari pada itu syariah Islam adalah ajaran Islam yang disyariatkan Allah SWT. Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada -Nyalah kamu akan dikumpulkan, QS Al-Anfal 24.
Wallahu’alam bishwab.











