Pewarta: S. Gervan
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Salah satu Putri dari Sunan Pada yaitu Ibu Ratu Nyimas Tjukang Gedeng Waroe adalah istri pertama dari Pangeran Sumedang R. Angkawijaya atau Prabu Geusan Ulun. Yang makamnya terletak di Dusun Cigobang, RT04 RW04, Desa Cikondang, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang.
Hingga kini para penziarah baik dari Sumedang maupun luar Kota Sumedang masih sering berdatangan silih berganti untuk berziarah kubur ke makam Ibu Ratu Nyimas Tjukang Gedeng Waroe, untuk melakukan tirakat dan berdo’a.
Pada saat dilokasi, Mahapatih Karaton Sumedang Larang, Rd. Lily Djamhur Soemawilaga menjelaskan silsilah keturunan Ibu Ratu Nyimas Tjukang Gedeng Waroe, “pernikahan antara Ibu Ratu Nyimas Tjukang Gedeng Waroe bersama Prabu Geusan Ulun memiliki 10 Putra/Putri yang bersumber dari Babon Sajarah Luluhur Sumedang,” ucapnya, Kamis (26/10/2023)
Dari Prabu Geusan Ulun, Sang Ratu mempunyai putra/putri yaitu :
1. Pangeran Rangga Gede (Pangeran Kusumah Dinata III), yang melahirkan keturunan para Bupati Sumedang Larang.
2. Dalem Aria Wiraraja 1, yang melahirkan keturunan ke Lemah Beureum Darmawangi (Tomo Sumedang) juga ke Serpong Lengkong (Tangerang).
3. Kyai Aria Ranggapati, melahirkan keturunan ke Haur Kuning.
4. Nyi Mas Ngabehi Martayuda, melahirkan keturunan ke Ciawi Tasikmalaya.
5. Raden Rangga Nitinagara / Dalem Rangga Nitinagara, melahirkan keturunan ke Pagaden Pamanukan Subang.
6. Nyi Mas Dipati Ukur Bandung.
7. Nyi Mas Rangga Wiratama.
8. Kyai Rangga Patra Kelana.
9. Kyai Ngabehi Watang.
10. Nyi Mas Rangga Pamade.
“Prabu Geusan Ulun merupakan raja terakhir Kerajaan Sumedang Larang, karena selanjutnya Kerajaan Sumedang Larang menjadi bagian Mataram dan pangkat raja turun menjadi adipati status nya menjadi Bupati Wedana (Setingkat Gubernur), dan selanjutnya menjadi Bupati,” Walaupun jabatan Prabu/Raja berubah menjadi Bupati Wadana dan Bupati karena dipengaruhi oleh faktor politik pada masa itu akan tetapi suksesi kekuasaan disumedang tidak terputus dan tetap berlangsung secara turun temurun,” ujar Mahapatih
Melihat kondisi Makam dari istri pertama Prabu Geusan Ulun ini untuk sekarang sangat mengkhawatirkan, dikarenakan kurangnya perhatian dari pihak terkait. Oleh karena itu, Kuncen Cigobang atau kuncen Ibu Ratu Nyimas Tjukang Gedeng Waroe, Yogi sangat mengharapkan kepada Pemerintah Daerah Sumedang maupun Pemerintah Desa untuk segera melakukan revitalisasi.
“Saya sebagai pengurus makam Ibu Ratu Nyimas Tjukang Gedeng Waroe, untuk saat ini sangat prihatin melihat kondisi Makam dari Istri pertama Prabu Geusan Ulun, dengan kondisi yang seperti ini saya mengkhawatirkan kepada tamu ziarah yang datang kesini, karena kondisi bangunan untuk tempat tawasulan sudah hancur, ditakutkan menimpa kepada yang ziarah, apabila itu terjadi siapa yang mau tanggung jawab (?)” tegas Yogi kepada Media













