Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
Christensen adalah tokoh yang menyoal masalah disrupsi di dunia. Rhenald Kasali melanjutkan narasinya di Indonesia. Semua sudut kehidupan tergoyahkan oleh gelombang disrupsi.
Semua sudut kehidupan, terutama dunia bisnis berteknologi, tergerus oleh tuntutan disrupsi. Disrupsi datang tak kenal kompromi, menuntut perubahan cepat dan mengagetkan.
Termasuk dunia politik saat ini. Doeloe kehadiran Nadiem Makarim sebagai menteri paling muda sangat menghebohkan dan mendisrupsi sakralitas jajaran kementerian.
Bahkan cara Sang Menteri Berpakaian dan gaya “merdekanya” membuat dunia jajaran kementerian heboh. Nadiem Makarim adalah menteri milenial dari zamannya.
Kini kehadiran “Anak Ingusan” sama persis dengan fenomena disrupsi. Calon wakil Presiden RI dengan usia 36 tahun adalah sebuah disrupsi politik. Ini melahirkan dinamika pro kontra.
Disrupsifikasi selalu melahirkan pro dan kontra, itulah dinamika sosial kita. Akan selalu ada kejutan kehidupan dalam berbagai dimensi kehidupan. Disrupsifikasi tak bisa dihentikan dalam berbagai bidang.
Politik, ekomomi, bahkan agama pun akan terimbas disrupsifikasi. Itulah alam semesta yang selalu menuntut move on dalam berbagai bidang. Mari kita mawas dan tetap membaik.
