Ragam

Wakil Ketua DPRD Provmal, Azis Sangkala Hadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Gerakan Pemuda Islam (GPI)

adminsigiku.com
×

Wakil Ketua DPRD Provmal, Azis Sangkala Hadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Gerakan Pemuda Islam (GPI)

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Roy P

Kota Ambon – Pelantikan dan rapat kerja Gerakan Pemuda Islam (GPI) PW Maluku, PD Kota Ambon dan PD Maluku Tengah, dengan mengusung tema “Sinergitas, kolaborasi untuk Maluku yang berkemajuan”, berlangsung dan di grand Avira, Sabtu (02/12/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda provinsi Maluku, Sadili lie, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Azia Sangkala, dan Kadis Perhubungan Kota Ambon, Yan Suitela yang mewakili Pj walikota Ambon Bodoewin Wattimena, serta para kader kader GPI dari masing masing perwakilan.

Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Sekda memberikan apresiasi atas kegiatan pelantikan dan rapat kerja Gerakan Pemuda Islam (GPI).

“Diusianya yang ke 78 tahun 3 bulan suatu organisasi sudah sangat mapan dan senior serta berpengalaman dalam, karena sudah makan asam garam perjuangannya,” ucapnya.

Dia berharap GPI dengan kepengurusan baru dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah, provinsi dan sebelas kabupaten kota, bagaimana berpikir bersama – sama memajukan Maluku ke depan dengan gagasan cemerlangnya.

Dikesempatan yang sama Ketua DPRD Provinsi Maluku, Azis Sangkala mengatakan, sebagai organisasi yang sudah lama berdiri, GPI bisa kembali mengembangkan titah perjuangan organisasi yang mengarah untuk membangun generasi muda di Maluku.

“Bagaimana pemuda Maluku membangun sinergi dengan semua komponen pemerintah dan masyarakat dan juga dengan semua OKP agar kemudian bisa mempercepat kemajuan Maluku yang kita cintai bersama ini,” ucapnya.

Ditambahkan, pemerintah harus terbuka dan membangun berkolaborasi dengan semua komponen pemuda yang ada di Provinsi Maluku.

Sementara Ketua Panitia pelantikan dan Rapat Kerja GPI menambahkan, GPI adalah organisasi pergerakan yang senantiasa bergerak dalam pembinaan Pemuda secara kapasitas intelektual, dan kapasitas virtual, sehingga GPI lebih fokus ke hal-hal kolaborasi dengan pemerintah.

“Kita tidak bisa menitipkan Provinsi Maluku ini kepada satu pemerintah daerah, tetapi butuh kolaborasi bersama pemuda dalam membangun Maluku,” ujarnya.

Dikatakan, GPI mendorong beberapa lembaga untuk mwngakomodir potensi anak muda misalnya, UMKM, lembaga Pers, lembaga pendidikan, lembaga bantuan hukum.

“Semua itu untuk Bagaimana melihat potensi-potensi anak muda sejalan dengan tema yang kita usung, sehingga kata kolaborasi itu adalah semua elemen untuk menyatukan Maluku,” pungkasnya.