Pewarta : Ida
Kota Bandung – Tingginya animo masyarakat terhadap layanan wisata Bus Bandros saat rangkaian HUT Kota Bandung mendorong Pemerintah Kota Bandung melakukan evaluasi sekaligus menyiapkan pengembangan layanan ke depan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, peminat Bandros tidak hanya berasal dari warga Bandung, tetapi juga masyarakat luar daerah.
“Evaluasi pelaksanaan Bandros dalam rangka hari ulang tahun Kota Bandung kita manfaatkan juga, dan animo masyarakat cukup luar biasa,” ujar Rasdian, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, layanan Bandros sebelumnya hanya digelar satu hari dan masih banyak masyarakat yang belum terlayani. Pemkot Bandung kemudian memperpanjang layanan menjadi dua hari untuk mengakomodasi tingginya permintaan.
Rasdian menilai Bandros memiliki daya tarik sebagai sarana wisata untuk mengenal rute dan berbagai destinasi Kota Bandung.
Pemkot Bandung juga membuka peluang menghadirkan Bandros bertingkat atau double decker. Namun, realisasi armada tersebut masih bergantung pada penataan kabel udara di sejumlah ruas jalan.
Dishub bersama Diskominfo dan Bank Indonesia saat ini melakukan pengendalian kabel di lebih dari 100 ruas jalan. Jika penataan tersebut rampung sesuai target tahun depan, konsep Bandros double decker akan kembali dikaji.
“Kita coba juga gagas terkait dengan Bandros yang double, yang di atas itu,” tandas Rasdian.













