Universitas Padjajaran Lakukan Riset Di Karaton Sumedang Larang, Judul Kajian: “Pengenalan Sistem Informasi Sejarah dan Waqaf Karaton Sumedang Larang” Bersama YNWPS

0
220

Pewarta: Rizki Vicky EPSA

Koran Sinar Pagi, Sumedang – Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran (UNPAD) lakukan kajian berbasis riset bertajuk “Pengenalan Sistem Informasi Sejarah dan Wakaf Keraton Sumedang.”

Acara ini berlangsung di Bale Agung Srimanganti Karaton Sumedang Larang (KSL) pada hari Rabu (17/01).

Kajian ini menampilkan narasumber yang sangat berharga dari UNPAD diantaranya Dr.R.Sudrajat, M.Si, Prof.Dr Atje Setiawan A,M.Kom.
Rombongan UNPAD yg terdiri dari 30 dosen dan asinten dosen di terima oleh Yang Mulia Sri Radya Rd.H.I.Lukman Soemadisoeria, didampingi dengan Padmi Agung, serta Radya Anom, dan Mahapatih,Mantrijero,Serta Panata lainya. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan wawasan mendalam mengenai pengenalan sistim informasi sejarah dan wakaf Kerajaan Sumedang Larang.

Dalam Sambutanya, Dr. Setiawan Hadi,Msc,Cs., Kepala Departemen FMIPA UNPAD, menyatakan, “Kami berterima kasih kepada Pangeran Yang Mulia Sri Radya dan panata keraton juga pengurus yayasan atas kontribusi luar biasa dalam membuka cakrawala baru dalam pengenalan sistem informasi terkait sejarah dan wakaf Kerajaan Sumedang.” Ucapnya , di Bale Agung Srimanganti KSL, Rabu (17/01/24).

Melalui kajian ini, FMIPA UNPAD berkomitmen untuk menggali serta mengembangkan pemahaman tentang peran sistem informasi dalam melestarikan sejarah dan nilai-nilai waqaf.

“Kajian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat dan dunia akademis.” Tuturnya

Radya Anom , YM.Rd Luky Djohari Soemawilaga yang juga ketua Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang ( YNWPS) membuka sesi tanya jawab dengan para peserta yang hadir. Selain tanya jawab juga, Radya Anom memaparkan publikasi pembagian hasil Wakaf yang di kelola saat ini.

“Secara garis besar, bahwa Yayasan Nazhir Wakaf Pangeran Sumedang (YNWPS) mengelola Wakaf Pangeran Soeria Atmadja. dan hasil yang berupa Pangan (beras) rutin kita keluarkan dan didistribusikan perbulan itu mencakup 10 Ton per bulan untuk kepentingan tunjangan sosial” jelasnya

Selain itu, juga YNWPS aktif dalam pengabdian kependidikan memperhatikan kepentingan sejarah budaya seperti memelihara merawat Museum Prabu Geusan Ulun ,dan kesejahteraan karyawan / karyawati museum tersebut, serta pengembangan potensi kekuatan budaya dan nilai nilai luhur melalui keraton sumedang larang sebagai centrum budaya

“Hasil kajian ini akan menjadi landasan untuk pengembangan wakaf secara optimal baik dalam produktifitas dan penyempurnaan manajemen administrasi wakafnya khususnya lebih lanjut dalam bidang sistem informasi sejarah dan wakaf, semoga dengan pertemuan ini FMIPA UNPAD dapat terus bersinergis dengan YNWPS dan Karaton Sumedang Larang “. Tutup Radya Anom. *****