Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
Dunia politik selalu hangat, mengejutkan dan bahkan kontroversial. Sudah biasa telinga kita mendengar bahwa setiap yang kalah selalu tak puas dan yang menang kadang lupa diri, lupa pada pemilih.
Ada tiga orang yang janjinya harus diwaspadai. Pertama caleg atau kepala daerah terpilih, lupa pemilih. Kedua orang jatuh cinta bucin lupa dulu pernah janji saat 100 persen bucin, kini lupa.
Ketiga, orang yang butuh duit. Lupa kata dan janji saat meminjam, penuh bulus dan modus. Saat ditagih, ngilang. Persis sejumlah oknum politisi, lain di janji, lain di realitas.
Nah, kembali ke judul, terkait sosok Omes. Nama lengkapnya Ananda Rusdiana, sosok guanteng, kulit putih, humble dan artis. Ia dikenal memiliki kepribadian yang baik dan ulet.
Kini Ia “digosipkan” akan menjadi calon kepala daerah di Sukabumi. Benarkah? Ahaa, ini sangat menarik dicermati. Mengapa? Masyarakat saat ini bisa saja “merindukan” artis cakep yang baik hati, jadi kepala daerah.
Bukankah fenomena Komeng menjadi viral karena Ia terpilih 3 juta lebih dalam kontestasi menuju DPD RI. Komeng, menjadi yang “terbaik” dalam penghimpunan suara di dapil Jawa Barat.
Bagaimana dengan Omes? Bagaimana kalau Ia ternyata dicalonkan salah satu partai besar menjadi kepala daerah di Sukabumi. Bisa jadi Ia akan “menenggelamkan” para calon kepala daerah lainnya.
Mengapa calon kepala daerah lainnya bisa tenggelam? Bisa jadi masyarakat Sukabumi mulai ingin “warna baru”, warna lama sudah bosen, bisa jadi demikian. Ingin kepala daerahnya yang tidak main janji, tapi bisa menghibur.
Bila Omes terpilih kelak, maka kepala daerah dari Sukabumi akan terkenal di level nasional. Mengapa? Karena Omes secara selebritas adalah artis/presenter/komedian nasional.
Cakep, muda, smart, beken dan rendah hati ada dalam kepribadian Omes. Benarkah gosip politik ini akan kejadian? Kita lihat apa yang akan terjadi saatnya.











