Peristiwa

Warga Desa Cilampuyang Kecam Kegiatan Pembuangan Sampah di Batukancing

adminsigiku.com
×

Warga Desa Cilampuyang Kecam Kegiatan Pembuangan Sampah di Batukancing

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Warga Desa Cilampuyang Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut mengecam kegiatan pembuangan sampah, yang selama ini berlangsung diwilayah mereka yaitu blok Batukancing desa Cilampuyang.

Kecaman tersebut terjadi karena warga merasa khawatir akan dampak lingkungan dan kesehatan yang akan terjadi apabila kegiatan tersebut terus berlangsung.

Warga Cilampuyang menyatakan bahwa Batukancing adalah kawasan pertanian yang disekitarnya juga terdapat sumber air bagi kehidupannya, dan pembuangan sampah tanpa pengelolaan seperti sekarang ini tentu akan merusak lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat.

Salah satu tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua DPC Laskar Indonesia Kecamatan Malangbong, Junaedi, menegaskan bahwa dirinya dan sejumlah warga tak akan segan melakukan aksi penolakan terhadap pihak pemerintah apabila membiarkan kegiatan pembuangan sampah tersebut terus berlanjut. tandas Junaedi

“Kami tidak akan tinggal diam melihat kawasan kami dijadikan tempat pembuangan sampah. Kami akan melangkah berjuang agar hak kami untuk lingkungan yang sehat dan layak huni dihormati,” ujarnya diamini oleh beberapa orang rekannya.

Junaedi menyatakan: “Keluhan warga ini mencuat dan menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan partisipatif. Pernah ada wacana akan adanya kegiatan penataan berupa perbaikan jalan serta pemagaran lokasi sekitar, namun hingga kini kami belum melihat perkembangan sama sekali, malah kabar tak sedap sampai pada kami, katanya diacara pra Musrenbang Kecamatan Malangbong pak Sekmat menyampaikan jika Pemkab Garut belum bisa melakukan penganggaran karena status Batukancing belum secara resmi ditetapkan sebagai tempat pembuangan akhir. Yang kami harapkan, pemerintah kabupaten Garut dapat melakukan dialog yang konstruktif dengan warga dan yang terpenting adalah mampu menghadirkan solusi yang memperhatikan kepentingan bersama serta menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar,” tandas Junaedi dengan nada geram.