Pewarta : Agus Lukman
Kabupaten Garut – Sebanyak 300 Pangkalan dan 60 Agen Siaga LPG disiapkan untuk mengantisipasi kelangkaan gas LPG, demikian dikatakan Sekretaris Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Garut, Eka Kadarisman dikediamannya, Senin (08/04/2024).
Diterangkan, pangkalan dan agen siaga adalah penyedia atau penjual LPG 3 Kg yang tidak ikut mudik atau standby ditempat untuk melayani masyarakat jika kekurangan Gas LPG 3 Jg, jelasnya.
Lebih lanjut kata Eka, Hiswana Migas Kabupaten Garut, memastikan stok Gas Elpiji 3 Kilogram tersedia menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Tidak hanya itu, Pertamina pun berencana bakal ada extra dropping atau penyaluran fakultatif Elpiji Bersubsidi guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat, tambahnya.
Eka mengatakan, sejak awal bulan puasa terjadi lonjakan penggunaan LPG 3 Kg. Dimana penggunaannya naik untuk kebutuhan memasak.
“Peningkatan pengguna LPG 3 Kg telah kami amati sejak awal puasa dan menjelang lebaran. Untuk itu, Hiswana Garut menjamin pasokan akan aman, apalagi saat ini ada penambahan sebesar 30 persen dari alokasi harian,” tandasnya
Dikatakan Eka, saat ini alokasi perhari sebanyak kurang lebih 50 ribu tabung, dengan adanya penambahan 30 persen pasokan sehari sudah mencapai 65 ribu tabung yang beredar di Kabupaten Garut.
“Dengan adanya penambahan tersebut, dipastikan tidak akan terjadi kelangkaan, sehingga pasokan LPG aman,” ucapnya.
Untuk menjelang Lebaran 2024, pihaknya juga terus memantau penjualan LPG 3 Kg di setiap pangkalan, namun, sampai saat ini masih terbilang normal tidak terjadi kelangkaan.
Sedangkan untuk SPBU, pihaknya memastikan pasokan BBM menjelang lebaran akan aman di seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Garut.
Lebih lanjut Eka mengatakan, untuk pemudik pengguna jalan yang kehabisan BBM, pihaknya menyiagakan motoris untuk membantu saat berada di jalan.
“Motoris kita yang ditempatkan disetiap jalur yang rawan kemacetan seperti di Malangbong, Leles dan sejumlah tempat lainnya, kita siapkan untuk membantu pemudik,” terang Eka
Bagi pengguna jalan yang kehabisan BBM, lanjutnya, dapat menghubungi Call Center 135 dan nantinya motoris akan melayani untuk pengisian BBM.
Disebutkan, tidak hanya motoris, Pertaminapun menyiapkan mobil tangki (Mobile Storage) yang disiagakan di beberapa SPBU, hal itu untuk mengantisipasi pengiriman apabila ada kemacetan yang sulit mencapai titik SPBU.
“Kami menghimbau, agar masyarakat tetap menggunakan Gas Elpiji secara berlebihan, untuk memastikan pasokan mencukupi untuk semua,” pungkas Eka.













