Pewarta : Awing
Kabupaten Jeneponto – Kegiatan peringatan HUT ke 161 Kab.Jeneponto yang dimeriahkan berbagai kegiatan, salah satunya penampilan ratusan penari dalam Tari Musik Kolosal yang menyedot perhatian masyarakat, ditandai juga dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pengusaha dengan 3 (tiga) pemerintah kabupaten/kota yakni, Kab.Takalar, Kab.Gowa dan Kab.Jeneponto yang disebut segita emas dan juga Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Jeneponto, Junaedi B menyampaikan permohonan bantuan dan perhatian dari Pemwrintah Propinsi Sulsel untuk membantu menaikkan harga bahan pangan yang dihasilakn masyarakat di Kab.Jeneponto, seperti Rumput Laut dan Gabah, Jagung Kuning, agar tarap hidup masyarakat bisa seimbang.
Junaidi juga menyinggung tentang kondisi Waduk Karaloe di Kec.Kelara yang diresmikan Presiden Joko Widodo yang sampai sekarang debet airnya belum maksimal, sehingga belum bisa dinikmati oleh masyarakat, terutama di Butta Turatea.
“Semoga kesempatan di hari jadi ke 161 ini, Pemerintah Provinsi Sulsel dapat memperhatikan kehidupan masyarakat pada khusus di Jeneponto, terutama air agar bisa mengalir lancar di persawahan mereka,” ucapnya.
Sementara Pj. Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menyampaikan, ada sejumlah Blbantuan yang diturunkan untuk Kab.Jneponto melalui Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan berupa
Budidaya Rumput Laut sebanyak 25 paket, Rumah Ikan di 5 kawasan, Rumpon 2 unit dan Asuransi Nelayan.
“Sedangkan dari Dinas Pertanian Provinsi Sulsel ada bantuan berupa Benih Bawang mlMerah berkawalitas sebanyak 1000 (seribu) Kg, dan bantuan Beras Reguler, Nangka Madu, Sikun dan lain lain,” sebutnya
Baharuddin juga mengimbau para kepala desa agar bisa membantu memfasilitasi para petani dalam pengadaan Bibit Cabe dan Pepaya.
Semoga masyarakat Jeneponto bisa kembali jaya di masa akan datang,” ucapnya.













