Pewarta : Roy P
Maluku – Para kepala soa dari Petuanan Fenalisela bersama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Rofik Akbar Afifudin mendampingi Ketua DPW PPP Maluku, Aziz Hentihu mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Buru (Bacabup) di PKS, PDIP, Gerindra dan PAN.
Beberapa hari sebelumnya, Aziz Hentihu sudah mendaftar di Partai Demokrat. Dengan demikian sudah lima partai yang telah dijajaki Aziz guna mendapat dukungan koalisi bersama PPP.
Sebagai kandidat kuat Bupati Buru periode 2024-2029, Aziz telah bermodal suara PPP sebagai pemenang pemilu dengan perolehan lima kursi di DPRD, dan hanya satu-satunya calon yang sudah punya posisi aman di perahu politik.
Namun saat mengembalikan formulir yang telah diisi sebagai tanda bukti ia serius mendaftar di parpol, Aziz kembali menegaskan kalau ia dan PPP sangat ingin membangun Kabupaten Buru secara bersama-sama parpol lain dengan membangun keseimbangan serta keseimbangan dalam koalisi besar.
Karena itu, sampai sore kemarin, tercatat sudah lima parpol yang sudah serius didekati. Salah satunya Partai Demokrat yang sudah dikembalikan formulir pendaftaran lebih awal pada tanggal 26 April lalu.
Saat berada di PKS, PDIP dan Gerindra, Aziz kembali menyampaikan keinginannya membangun keseimbangan dalam koalisi besar untuk membangun bumi bupolo.
Kata Aziz, ia dan PPP punya sejumlah alasan politis penting ada kaitannya dengan penguatan konsolidasi, penguatan koalisi untuk pemenangan dalam pilkada.
Saat berada di Kantor PKS, dan disaksikan Ketua DPD PKS, Solihin Buton dan Ketua MPD, Abdul Haer Latif, kandidat kuat ini dengan hati terbuka mengakui kalau PKS memiliki peranan penting.
“PKS seksi dan punyai nilai sangat penting untuk menjemput pemenangan di pilkada nanti,”akui Aziz.
Lagi, kata Aziz, soal angka-angka pemenangan PKS di pelagis Februari lalu , itu juga menjadi kalkulasinya mendekati PKS.”Alangkah bodohnya kalau kita tidak mendekati PKS,”ujar Aziz.
Keinginan membangun kebersamaan dalam koalisi besar juga diulangi Aziz saat diterima Ketua DPC PDIP Buru, Arifin Latbual dan pengurus lengkap PDIP.
Bahkan kata Aziz, kalau koalisi PPP dan PDIP di Maluku dan 11 kabupaten/kota se -Maluku sudah lama terjalin harmonis.
Koalisi kedua partai ini sampai di tingkat pusat. Ada jembatan emas yang menghubungkan kedua partai itu.
“Kali ini kita hadir di DPC PDIP Buru untuk menggagas dan membangun koalisi yang kuat dengan mengutamakan kepentingan keseimbangan politik untuk membangun Kabupaten Buru,” ujar Aziz.
Sementara di Kantor DPC Partai Gerindra, Aziz Hentihu dan rombongan disambut langsung oleh ketua partai, Azis Tomia dkk dengan sangat luar biasa.
Turun dari mobil, Aziz Hentihu dan Rovik Afifudin dipasangkan lestari di kepala.
Mengiringi Aziz masuk ke dalam kantor Gerindra, sejumlah jujaro (gadis) dan onong (nyong) bupolo menyambutnya dengan tarian. Kemudian Aziz larut menari bersama dengan diiringi tetabuhan sawat buru.
Saat diberikan kesempatan menyampaikan beberapa patah kata singkat usai berkasnya diterima, Aziz Hentihu ikut menegaskan , kalau ia datang dengan semangat untuk membangun koalisi yang kuat.
Karena itu, Aziz akan patuh mengikuti pentahapan dan mekanisme yang diatur di Partai Gerindra.
“Tentu saja kita ingin membangun koalisi keseimbangan untuk membangun bumi bupolo yang sama-sama kita cintai ini,” tandas Aziz.













