OPINI/Artikel

Syari’at Islamlah Yang Memberikan Solusi Tuntas Kasus Penistaan Agama

adminsigiku.com
×

Syari’at Islamlah Yang Memberikan Solusi Tuntas Kasus Penistaan Agama

Sebarkan artikel ini

Oleh:Emy (Ibu Rumah Tangga)

Saat ini viral video seseorang menginjak Al Qur’an, saat bersumpah dihadapan istrinya, pria tersebut membantah melakukan perselingkuhan dan melakukan sumpah dengan menginjak Al Qur’an agar istrinya percaya, setelah ditelusuri pria yang ada dalam vidio itu adalah seorang pejabat Kementerian perhubungan (Kemenhub) yang bertugas sebagai kepala Otoritas Bandar Udara wilayah x Marauke.

Menurut Sekertaris Direktur Jenderal Perhubungan udara Cecep Kurniawan, sebelum dilaporkan atas kasus penistaan agama Asep Kosasih dilaporkan juga atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan kasus dugaan penistaan agama dilaporkan oleh Vany istri Asep Kosasih kepada Polda Metro Jaya, tetapi meski sudah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus KDRT Asep Kosasih masih bebas dan belum ada tindak penahanan dari aparat hingga pada saat ini, mestinya kalau sudah jelas terbukti melakukan kesalahan kenapa tidak segera dilakukan penahanan kepada yang bersangkutan.

Disamping itu ada video yang kebetulan diambil oleh istrinya, atas persetujuan Asep Kosasih saat dia sedang menginjak Al Qur’an dan dijadikan salah satu bukti kepada penyidik, sungguh miris dengan kejadian seperti itu, sungguh tidak ada rasa takut sedikitpun dengan azab Allah SWT atas apa yang telah dia lakukannya benar-benar sudah murtad, mestinya kita harus lebih berhati-hati dalam bersumpah karena sumpah itu akan kembali pada pelakunya sendiri.

Kalau kita menyaksikan fakta yang terjadi, terkait kasus penistaan agama bukanlah hal yang pertama terjadi dinegeri ini, bahkan diluar negeripun kasus serupa sering kali terjadi, seperti membakar Al Qur’an, menghina Rasulullah SAW, bahkan melecehkan gerakan sholatpun pernah terjadi belum lama ini, semua itu karena lambatnya aparat bertindak dan tidak tegasnya sangsi kepada pelaku, sehingga tidak menimbulkan efek jera pada pelakunya dan mengakibatkan kasus yang serupa terjadi berulang-ulang.

Inilah salah satu contoh dari hasil sistem sekularisme yang diterapkan dinegeri yang mayoritas muslim ini, sistem yang memisahkan agama dari kehidupan telah gagal mempertahankan kemuliaan agama Islam, tentunya hal ini pengaruh dari terkontaminasinya pemikiran dari budaya barat yang telah berhasil mengubah bahkan merusak pemikiran sebagian umat Islam, apalagi sistem Demokrasi yang telah diadopsi oleh negeri ini yang memberikan kebebasan kepada rakyatnya, sehingga mereka bebas untuk melakukan apapun sesuai dengan yang mereka inginkan, tanpa memperdulikan akibatnya.

Apalagi kasus yang terjadi sekarang ini, melakukan sumpah dengan menginjak Al Qur’an sebagai kitab suci umat Islam sungguh perbuatan yang sangat dimurkai Allah SWT, seharusnya kita sebagai umat Islam memelihara kemurnian Al Qur’an, karena itu merupakan tanggung jawab kita selaku umat Islam, karena disaat kitab suci itu dipelihara dan dibaca maka harus diamalkan isi dari kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh sebab itu sudah saatnya kita beralih dari sistem yang diterapkan dinegeri ini yaitu sistem sekularisme yang selalu memisahkan agama dari kehidupan, sudah seharusnya kita kembali kepada syari’at Islam yang selalu memberikan solusi tuntas dari segala permasalahan umat, termasuk kasus penistaan agama yang semakin marak akibat lemahnya perlindungan negara terhadap umat Islam.

Jadi tidak ada sistem yang dapat memberikan solusi tuntas atas masalah ini, yaitu menegakan syari’at Islam yang akan membawa manusia ke jalan yang diridhoi Allah SWT, karena semua yang akan dilakukan selalu disandarkan pada hukum-hukum yang telah ditentukan oleh Allah SWT, karena ketika hukum Allah diterapkan akan datang keberkahan dari langit dan bumi.

Wallahu alam Bisshowab