Peristiwa

Pemasangan Rumah Burung Hantu, Langkah Cerdas Babinsa Bugel Dalam Melindungi Panen Padi

1
×

Pemasangan Rumah Burung Hantu, Langkah Cerdas Babinsa Bugel Dalam Melindungi Panen Padi

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Vicky Rizki

Koran SINAR PAGI, Sumedang – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, berbagai inisiatif dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian dan mencapai swasembada pangan. Salah satunya adalah pemasangan Rumah Burung Hantu (RUBUHA) yang diinisiasi oleh Babinsa Desa Bugel Koramil 1009/Tomo Kodim 0610/Sumedang.

Pada Minggu, 21 Juli 2024, Serma Wawan Ridwan bersama kelompok tani Karya Mandiri Desa Bugel, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, melaksanakan pemasangan RUBUHA untuk menyediakan sarang bagi burung hantu, predator alami tikus sawah. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko gagal panen akibat serangan hama tikus yang kerap menyerang pada malam hari.

“Burung hantu adalah cara efektif dan alami untuk melindungi tanaman padi dari serangan tikus,” ujar Serma Wawan Ridwan

“Ini adalah solusi yang sehat dan ramah lingkungan untuk mengatasi masalah hama tikus yang meresahkan petani” Tambahnya

Kapten Inf Wawan Rahmat Senjaya, Danramil 1009/Tomo, membenarkan kegiatan yang dilakukan oleh jajarannya. “Kondisi tanaman di Kecamatan Tomo saat ini sedang masa subur dan pasca tanam. Oleh karena itu, tindakan antisipatif terhadap hama sangat diperlukan, termasuk pemasangan rumah burung hantu,” terangnya.

Kapten Inf Wawan Rahmat Senjaya juga menghimbau masyarakat untuk tidak memburu burung hantu karena keberadaannya sangat penting dalam menjaga tanaman padi dari serangan hama tikus. “Mari kita jaga bersama dan kembangkan burung hantu ini demi kebaikan pertanian kita,” pungkasnya.

Acara pemasangan RUBUHA dihadiri oleh Babinsa Desa Bugel Serma Wawan Ridwan, Ketua Kelompok Tani Karya Mandiri Bapak Ence, PPL Desa Bugel Ibu Ema, dan anggota kelompok tani Karya Mandiri Sumedang. Langkah ini menunjukkan sinergi antara TNI, petani, dan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. ***