OPINI/Artikel

GP Ansor dan Pemerintahan Desa Gebyar Muharam

1
×

GP Ansor dan Pemerintahan Desa Gebyar Muharam

Sebarkan artikel ini

Oleh : Sri M Awaliyah (Guru SD di Kab. Bandung)

Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor bekerja sama dengan Pemerintah Desa Cileunyi Wetan menyelenggarakan Gebyar Muharram Jilid III tahun 2024. Acara yang berlangsung di Aula Desa Cileunyi Wetan ini digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam. Gebyar Muharram kali ini diisi dengan berbagai lomba Musabaqoh yang melibatkan Majelis Ta’lim, DTA, TPQ, DKM, serta perwakilan RW dan RT. Perlombaan yang diselenggarakan meliputi mewarnai, kaligrafi, tahfidz, MTQ, pildacil, pembacaan Al Barzanji, nadzoman, dan pidato antar ketua RT dan RW. Selain perlombaan, kegiatan sosial seperti santunan untuk 23 anak yatim dan layanan cukur rambut bayar seikhlasnya juga turut memeriahkan acara. Kerja sama dengan Komunitas Cukur Desa Cileunyi Wetan membuat hasil dari layanan cukur ini didonasikan kepada anak yatim. (jabar.nu.or.id)

Tahun baru Hijriyah  diperingati dg gebyar, tetapi sekedar ceremonial tahunan yang tidak berdampak pada perubahan yg menjadi tujuan utama hijrah. Artinya umat hanya sekedar mengingat momen hijrah tanpa memahami hijrah hakiki, yaitu dari sistem Jahiliyyah kepada sistem Islam. Dimana hijrah Rasulullah ke Madinah menjadi tonggak peradaban Islam.
Sebagai umat Muslim pastinya kita bahagia dengan datangnya bulan Muharram, bulan yang penuh berkah ini.

Karena Allah SWT telah memberikan kabar gembira akan hal itu di dalam kalamNya, lebih tepatnya di Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 36. “Sungguh bilangan bulan pada sisi Allah terdiri atas dua belas bulan, dalam ketentuan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketentuan) agama yang lurus.” “Janganlah kamu menganiaya diri kamu pada bulan yang empat itu. Perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.”

Kita bisa meraih keberkahan bulan Muharam dengan melaksanakan semua syariahNya, tak terkecuali penegakkan kembalinya aturan  Allah SWT dalam kehidupan, sungguh hancur akidah umat Islam saat ini yang jauh dari syariatMu. Tak jarang Muslim di berbagai dunia mengalami peperangan karena adu domba kaum munafik, penyiksaan dari orang-orang kafir, pelecehan, teror, intimidasi, dan perilaku ketidakadilan dari orang-orang fasik. Saudara-saudara kami di Palestina mendapatkan perlakuan brutal bahkan pembunuhan untuk mempertahankan kesucian Al-Aqsa di Palestina. Bejatnya kaum zionis Yahudi laknatullah telah memporak-porandakan kehidupan saudara-saudara kita di Palestina. Pelecehan Muslimah India yang mengenakan cadar, penyiksaan saudara-saudara kita di Uighur pun menjadi deret panjang kelamnya dunia tanpa aturan Islam.

Di bulan Muharram  kita kembali kepada ketakwaan yang sesungguhnya, menjadikan Islam dan semua aturan Allah SWT diterapkan di semua lini kehidupan (kaffah). Mengobarkan kembali semangat yang membara dalam dada para generasi muda untuk cinta dan taat sepenuhnya terhadap syariat Islam. Membuang kehidupan sekuler demokrasi yang justru menjadikan umat Islam mengalami kemunduran. Meninggalkan hukum manusia, kehidupan liberal dalam berbangsa dan bernegara. Kita tentunya ingin menjadi umat yang mulia, menjadi pemilik peradaban gemilang, generasi emas selayaknya umat Islam terdahulu yang menggenggam kuat tali agamanya dengan gigi gerahamnya.

Dalam sistem Islam kepemimpinan bagi seluruh umat Muslim di dunia untuk menerapkan hukum-hukum Islam serta mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia.Dengan hukum bersumber pada Al-Qur’an, Sunnah (hadits Rasulullah), ijma’ sahabat, dan qiyas). Sistem Islam melakukan kontrol atau melakukan muhasabah melakukan koreksi amar makruf nahi mungkar. Ada muhasabah yang dilakukan individu, kelompok atau partai politik, majelis umat, senantiasa menvoreksi atas persengketaan antara seorang penguasa dengan rakyatnya. Sehingga umat Muslim di dunia ini akan mendapatkan keadilan dan kemuliaan, mendapatkan keridaan Allah SWT berkah kehidupan di dunia dan di akhirat.

Di bulan muharram yang penuh berkah, mari kita berjuang mengembalikan kehidupan Islam, dengan tidak pilih-pilih syari’at Islam dan menegakan aturan Alloh SWT. Jangan biarkan orang-orang kafir menghinakan kita.

Wallahu a’lam bishowwab