OPINI/Artikel

Menanamkan Moderasi Beragama Pada Remaja, Solusi kah untuk Memperbaiki Akhlak Remaja ?

adminsigiku.com
×

Menanamkan Moderasi Beragama Pada Remaja, Solusi kah untuk Memperbaiki Akhlak Remaja ?

Sebarkan artikel ini

Oleh : Reni Juwairiyah (Ibu Rumah Tangga)

Fakta pada moral remaja saat ini sangat-sangat miris, dengan krisis nya ahlak seorang remaja sangat parah hingga meresahkan, akan tetapi Jakarta – Mengabarkan bahwa Iriana joko widodo, Ibu Wury dan sejumlah istri Menteri kabinet Indonesia Maju menggaungkan Moderasi Beragama kepada ratusan pelajar lintas agama di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Ini ditunjukan untuk menamkan nilai moderasi beragama sejak dini. Sebanyak 500 pelajar di Balikpapan berkontribusi dalam kegiatan bertajuk ‘ Sosialisasi Moderat Sejak Dini’ yang mengangkat tema “Cinta Tuhan. senga Mencintai Indonesia” pada Rabu (11/9/2024).

Disaat kenakalan yang dilakukan para remaja saat ini sungguh sangat memilukan, akibat dari pergaulan bebas mereka tidak segan melakukan sex bebas yang menimbulkan hamil diluar nikah, dan tidak sungkan lagi untuk melakukan hal-hal buruk seperti aborsi, narkoba, mencuri, tawuran, mabuk-mabukan, perundungan dan masih banyak lagi, adapun perilaku yang dilakukan ketika didalam rumah mereka berani membentak orang tua bahkan tidak segan membunuh orang tua jika keinginan nya tidak terpenuhi.

Inilah buah hasil dari penerapan Sistem Sekuler yang melahirkan generasi hancur dari segi ahlak maupun moral, karna dijauhkan nya Agama dari tatanan kehidupan jadi mereka menganggap ini adalah sikap yang wajar dilakukan ketika keinginanya tidak tercapai, Lalu disisi lain Istri-istri kabinet mengupayakan penanaman Sistem Moderasi pada kaum remaja akankah mampuh merubah kerusakan-kerusakan yang demikian menyasar pada moral remaja.

Pada kenyataannya pemerintah menyolusikan sangat jauh dengan akar permasalahan yang menimpa kaum remaja saat ini, dan Selama Agama tidak diterapkan dalam kehidupan sampai kapanpun akan tetap rusak jika individu berpikir bahwa untuk memenuhi terkait kebutuhannya akan bebas melakukan yang penting keinginan nya bisa terpenuhi, jika dicermati penanaman paham Moderasi Beragama itu salah satu proyek dari Barat yang mana akan merusak aqidah khusus nya bagi kaum remaja, didalam institusi pendidikan penanaman Moderasi itu akan dampak pada pemahaman bahwa semua agama sama kebenarannya dan akan melahirkan toleransi beragama yang kebablasan, dalam persoalan ini kita butuh peran Negara untuk menyolusikan dan memberi sangsi tegas terhadap persoalaan ini.

Namun jika diperhatikan justru Negara sedang menjalankan salah satu proyek dari Barat yang akan mewujudkan profil remaja yang anti Islam dan fobia terhadap aturan agama nya sendiri bahkan menjadikan Generasi paham Liberal, Plurarisme, HAM, inilah makna dari penanaman Moderasi beragama. sangat jelas Negara abai dalam hal ini.

Dalam Sistem Islam akan senantiasa menjaga pergaulan, menjaga moral Generasi yang nyatanya sangat-sangat jauh berbeda dengan Sistem Sekuler yang sedang di adopsi oleh Negara saat ini, Generasi dalam Islam senantiasa akan di bimbing dengan tsaqofah-tsaqofah Islam yang akan mampuh melahirkan kepribadian yang bertaqwa paham dengan tugas nya yaitu berdakwah, dan menjadi tangguh, dan memahami akan hakikat seorang hamba yang berserah diri kepada Allah.

Tentunya memahami menjadi generasi yang mampuh menjaga dan memperjuangkan Agama Islam, dan disisi lain membangun Generasi yang mempunyai profil Generasi mulia seperti hal nya Muhammad al fatih diusia ny yang masih remaja beliau berhasil menaklukan konstantinovel dan semua itu akan terwujud Hanya didalam Khilafah.

Wallahu a’lam Bishawwab.