Kabar Pemilu/Pilkada

Ketua Fraksi Demokrat, Riki Kritik Isu Pembagian Beras Paslon 02, Soroti Pembagian Telur oleh Tim 01

adminsigiku.com
×

Ketua Fraksi Demokrat, Riki Kritik Isu Pembagian Beras Paslon 02, Soroti Pembagian Telur oleh Tim 01

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Fitri

Kabupaten Garut – Dugaan aksi bagi bagi beras yang dilakukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut, Nomor Urut 02 semakin memanas akhir akhir ini, hal itu membuat Ketua Fraksi Partai Demokrat, Riki Muhamad Sidik angkat bicara.

Dalam wawancara eklusif di DPC Partai Demokrat, Riki menjelaskan pembagian beras tersebut tidak dibagikan oleh pasangan calon bupati maupun wakil bupati melainkan orang lain baik itu yang berinisiatif untuk medukung pasangan calon.

Lebih lanjut, ia juga mempertanyakan mengapa isu pembagian beras ini bisa ramai dibicarakan, sementara aksi serupa yang dilakukan oleh tim Paslon 01, seperti pembagian telur, tidak mendapat sorotan yang sama. Ia mengungkapkan bahwa di daerahnya, ada pihak yang membagikan telur dengan amplop, yang diduga terkait dengan Paslon nomor urut 1 (01) yang dibagikan oleh timnya yang berinisial W.

“Yang bagi-bagi beras kan itu orang lain bukan calon, kita jangan hanya melihat beras saja dari tim 01 juga yang berinisial W dia itu membagi-bagi telur buat pemenangan 01 kan begitu Kok kenapa misalnya ada beras di pertanyakan yang bagi-bagi telor itu dibiarkan itu kan ada bagi-bagi telur dengan amplop,” ucapnya.

Saat mendapati pernyataan dari masyarakat yang mendapatkan bantuan telur, Riki menyampaikan bahwa dirinya tidak mengadu atau melaporkan soal telur yang dibagikan oleh tim 01. Karena itu bisa saja merupakan inisiatif pribadi mereka. Sama seperti isu pembagian beras tersebut, jika ada yang membagi beras, itu bisa saja dari orang yang dermawan, bukan dari calon atau tim 02.

“ini pun kalau yang harus diketahui, paslon satupun ada yang bagi-bagi telur, kalau mau dikontroversikan saya bawa orangnya yang yang dikasih telur sama amplop,” tegasnya.

Riki menekankan semua masyarakat harus memahami, jangan mudah terprovokasi. Jika ada yang membagikan beras atau barang lainnya, yang merupakan inisiatif pribadi sah saja jika ingin diambil. Namun jangan langsung berpikir itu ada kaitannya dengan Pilkada atau calon tertentu. Semua pihak perlu bijak dalam menyikapi masalah ini.