Kabar Indonesia

Diskusi Islam Kebangsaan Bersama Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh

adminsigiku.com
×

Diskusi Islam Kebangsaan Bersama Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh

Sebarkan artikel ini

Dalam forum PHJ/Pendidikan Harokah Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh / JPPPM. Alhamdulillah bisa berdiskusi dengan para Bu Nyai dan Ning perwakilan dari berbagai daerah se Indonesia, tentang Islam dan Kebangsaan.

Dalam catatan saya, bicara perjalanan pesantren, maka sebenarnya juga berbicara perjalanan bangsa. Membaca pesantren adalah membaca miniatur Indonesia, karena pesantren menjadi bagian dari pembentukan kultur kebangsaan Indonesia.

Pesantren juga dalam sejarahnya menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. Para tokoh-tokoh besar bangsa ternyata lahir dari pesantren, seperti Ronghowarsito, pangeran Diponegoro hingga HOS Cokroaminoto dan Soekarno pernah mengenyam pendidikan di Pesantren tertua di Nusantraa, yaitu pesantren Tegalsari.

Kami juga mencoba menelesik normatifitas al Quran tentang fitrah kebangsaan yang diantaranya terdapat dalam al Quran surah al Hujarat ayat 13, perbedaan bahasa (QS Ar-rum:22), perbedaan budaya dan adat istiadat (QS Ali Imran: 104), tentng kebinekaan (QS Al Maidah 48) hingga kecintaan pada tanah air (QS al Baqarah: 144)

Berbagai sesi yang kami jalani terlengkapi melalui diskusi yang penuh antusiasme, bahkan dari para bu Nyai sepuh. Sungguh suatu kehormatan dan kebahagiaan bisa membersamai beliau-beliau yang sejatinya jauh lebih alammah dari saya.

Penulis: Ning Dr. Hj. Umnia Labibah, S.Th.I., M.Si

https://jurnalisindependenbersatu.com/2024/09/21/30-menit-weekend-bersama-jurnalis-salsabila-alkatiri-s-i-kom-bahas-karya-jurnalistik-yang-berkualitas-untuk-masyarakat/