Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut mengadakan pelatihan protokoler yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan setiap kegiatan, baik oleh IPM maupun cabang Muhammadiyah lainnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan keterampilan dan pengetahuan mengenai bagaimana mengelola acara secara profesional dan terstruktur.
Dwi Azhar Ramdhani, Ketua PD IPM Garut, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan protokoler ini adalah agar seluruh anggota IPM di Garut bisa mengelola setiap acara dengan tertata rapi dan sistematis.
Menurutnya, kegiatan yang terorganisir dengan baik adalah kunci keberhasilan sebuah acara. “Kami ingin teman-teman IPM dapat menyelenggarakan acara secara profesional, mulai dari penyusunan program hingga pelaksanaan,” katanya.
Dwi juga mengungkapkan rencana ke depan untuk membentuk tim protokoler khusus di IPM Garut. Tim ini akan terlibat dalam setiap kegiatan IPM dan Muhammadiyah di berbagai cabang di Kabupaten Garut, baik di cabang Aisyiah maupun cabang Muhammadiyah.
“Dengan adanya tim protokoler ini, kami berharap IPM Garut bisa semakin berkembang dan mampu menyelenggarakan kegiatan dengan kualitas yang tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan, Hilmi Muhammad, mengungkapkan bahwa pelatihan ini dibagi menjadi dua materi utama. Materi pertama akan membahas tentang pentingnya protokoler dalam kegiatan pelajar Muhammadiyah, yang diisi oleh pimpinan IPM Garut. Sedangkan materi kedua akan diisi oleh tim protokol Kabupaten Garut yang akan menjelaskan lebih rinci tentang pengelolaan acara dan manajemen kegiatan.
“Pelatihan ini juga akan melatih soft skill para peserta, seperti public speaking untuk kebutuhan MC dan manajemen acara dari awal hingga pelaksanaan,” jelas Hilmi.
Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi para peserta ketika mengelola kegiatan di masa depan.
Dr. Agus Rahmat Nugraha, Ketua PD Muhammadiyah Garut, turut memberikan apresiasi terhadap pelatihan ini. Menurutnya, organisasi yang baik memerlukan pola yang terstruktur dan sistematis agar setiap acara dapat berjalan dengan optimal.
“Kami berharap setelah pelatihan ini, peserta tidak hanya memahami protokoler dalam konteks acara, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan ini untuk kegiatan di Muhammadiyah dan Aisyiah,” ujarnya.
Dengan pelatihan ini, IPM Garut diharapkan dapat mencetak kader-kader yang tidak hanya jago berpidato atau berkhotbah, tetapi juga terampil dalam menyelenggarakan acara secara profesional.













