TNI Gelar Patroli Ramadhan menggunakan kendaraan taktis MAUNG untuk Cegah aksi tawuran di Kota Depok

0
576

Pewarta : Anis

Koran SINAR PAGI, Depok,-  Dalam rangka menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Kota Depok Prajurit TNI Koramil 03 Sukmajaya, Kota Depok menggelar patroli Ramadan menggunakan kendaraan taktis maung pada Jumat (7/3/2025) malam hingga Sabtu (8/3/2025) dini hari.

Selain prajurit TNI, patroli gabungan tiga pilar tersebut juga melibatkan pihak kepolisian dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang diwakili oleh Satpol-PP.
Kegiatan patroli tersebut dilakukan lantaran aksi tawuran marak terjadi di bulan Ramadan, terutama menjelang sahur.

Komandan Rayon Militer 03 Sukmajaya, Mayor Infanteri Suyono menjelaskan, pihaknya menerjunkan 15 personel serta dua kendaraan taktis maung angkatan Darat dalam patroli tersebut.
Selain pada malam hari jajaran 3 pilar di Wilayah Sukmajaya juga menggelar Patroli pada waktu sahur ,guna mengantisipasi adanya gangguan Ketertiban dan Keamanan masyarakat, tegas Suyono.

Suyono juga menyampaikan Terima kasih pada menteri pertahanan yang membantu kita, bantuan dari Kementerian Pertahanan, Satu Maung setiap Koramil, jadi Kodim Depok mendapatkan 7 Maung,” kata Suyono.
Suryono menambahkan, patroli gabungan tersebut akan terus ditingkatkan untuk menjaga keamanan selama bulan Suci Ramadan.

Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra menjelaskan, patroli gabungan ini juga menyasar pada kerumunan kelompok yang melakukan sahur on the road (SOTR).

“Kelompok-kelompok yang ingin melaksanakan sahur on the road dilarang dilaksanakan di wilayah Kota Depok, khususnya di Kecamatan Sukmajaya,” kata Rizky.
Dalam patroli tersebut, tim patroli gabungan tidak menemukan tindakan kriminal, aksi tawuran, maupun kelompok yang hendak melaksanakan SOTR.

Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra menjelaskan,bahwa Safari pertama dalam patroli ini adalah untuk antisipasi kepada kegiatan Kelompok kelompok yang menggunakan sahur on the road (SOTR) , yang berujung pada aksi Tauran.
Kegiatan ini Kami lakukan sesuai dengan Himbauan Pak Walikota Depok, untuk menjaga Ketertiban dan Keamanan di bulan Suci Ramadhan.
“Kelompok-kelompok yang ingin melaksanakan sahur on the road dilarang dilaksanakan di wilayah Kota Depok, khususnya di Kecamatan Sukmajaya,” kata Rizky.
Dalam patroli tersebut, tim patroli gabungan tidak menemukan tindakan kriminal, aksi tawuran, maupun kelompok yang hendak melaksanakan Sahur on the road.