OPINI/Artikel

KDM Salip Hamengkubuwana X

adminsigiku.com
×

KDM Salip Hamengkubuwana X

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)

Sejumlah media mainstream memberitakan hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kepuasan publik 94,7% terhadap Gubernur Dedi Mulyadi. Indikator Politik Indonesia menempatkan KDM di urutan pertama.

Urutan ke dua adalah Gubernur DIY, Hamengkubuwana X. Tingkat kepuasan pada Hamengkubuwana X sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta itu mencapai 83,8. KDM berhasil melampaui Hamengkubuwana X.

Founder & Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Prof. Dr. Burhanuddin Muhtadi, mempertanyakan apakah popularitas Kang Dedi Mulyadi (KDM) bisa bertahan lama? Ini satu pertanyaan seorang profesor yang punya makna.

Ia memberikan sebuah pernyataan jangan sampai KDM layu sebelum berkembang. Melesatnya popularitas KDM harus terjaga, setidaknya sampai tahun 2029. Pernyataan Prof. Burhanudin Muhtadi adalah rambu rambu jangan sampai terjadi penurunan.

Pengamat Adi Prayitno pun berkomentar atas melejitnya KDM sebagai kepala daerah paling wow. Ia mengatakan, “Wajar kalau kemudian secara perlahan per hari ini satu-satunya kepala daerah yang selalu menjadi pergunjingan tidak ada hari tanpa Dedi Mulyadi.”

Kiblat politik telah bergeser dari DKI Jakarta ke Jawa Barat, demikian kata Adi Prayitno. Apa yang dikatakan Adi Prayitno, Burhanudin Muhtadi biasanya memiliki presisi yang dapat dipertanggung jawabkan.

Sangat wajar bila KDM mampu menggeserkan jarum kompas sejarah ke Jawa Barat. Ia sangat aktif melakukan berbagai gerakan pelayanan publik dan menjadi konten informatif bagi publik. Gubernur lain tak punya media sekuat KDM.

Tidak lah heran Gubernur DIY yang darah biru, kalem dan senior, tersalip KDM dalam popularitas dan kepuasan publik di 100 hari kerja. KDM yang darah proletar marhanenis terus melakukan perbaikan dan layanan pada publik.

Semoga KDM, setidaknya selalu bisa menjaga tiga stamina. Pertama stamina fisik dan psikisnya agar terus prima. Kedua bisa menjaga stamina kedekatan dengan rakyatnya dan ketiga bisa menjaga stamina indeks kepuasan publik.

Mayoritas warga Jawa Barat dan luar Jawa Barat banyak yang mendoakan agar KDM tetap sehat, konsisten dan selalu memberi konten konten humanis yang menebarkan kemanusiaan, cinta lingkungan dan perbaikan layanan publik.