Liputan Khusus

HUT ke-80 RI, RW 13 Desa Gandasari Rutinkan Karnaval dan Sosialisasikan Program Kolam Retensi

adminsigiku.com
×

HUT ke-80 RI, RW 13 Desa Gandasari Rutinkan Karnaval dan Sosialisasikan Program Kolam Retensi

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Dwi Arifin

(Koran SINAR PAGI)-, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini bertema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema tersebut dipilih oleh pemerintah untuk mencerminkan arah perjuangan dan visi besar bangsa Indonesia saat ini dan di masa depan.

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan yang berlangsung setiap tanggal 17 pada bulan Agustus. RW 13 Desa Gandasari, Katapang Kabupaten Bandung menyelenggarakan karnaval. Hadir sekitar 600 orang mulai dari anak-anak, remaja, pemuda-pemudi, ibu-ibu atau bapak-bapak hingga kake-nenek memerihakan acara tersebut dengan menampilkan kostum yang beragam dan menarik.

Drs. H. Saepul Bahri M.Si, Ketua Dewan Penasihat RW 13 Desa Gandasari, Katapang hadir pada acara tersebut untuk memberi sambutan dan memimpin do’a.

“Dengan mengucap Bismillahi tawakkaltu alallah laa haula wa laa quwwata illa billah dan pelepasan burung merpati sebagai simbolis kemerdekaan. Acara karnaval resmi dimulai” ucapnya

Setelah hampir 2 jam berkeliling melintasi jalan raya yang menjadi batas desanya hingga penutupan acara karnavalnya. Ketua RW 13, Desa Gandasari, Dadang Cahyana menjelaskan pada hari ini sekitar 600 warga komplek berkumpul atau menyelenggarkan kegiatan yang rutin tahunan berhubungan dengan mengisi bulan kemerdekaan melalui karnaval.

“ Melalui kegiatan kemasyarakatan seperti ini. Diharapkan semuanya dapat bersinergi antara tokoh masyarakat, pemuda dan warga komplek untuk pembangunan wilayahnya ke depan. Bersama-sama berupaya memberikan kenyamanan atau keamanan lingkungan untuk 1250 jiwa ” jelasnya saat wawancara bersama media cetak dan online (17/8/2025)

Dalam kesempatan tersebut, pengurus RW 13 juga mensosialisasikan program penanggulangan banjir dengan pembangunan kolam retensi atau perbaikan drainase secara berkala.

“Selain itu ada kegiatan pertemuan rutin untuk membangun kebersamaan atau program ngopi bersama dan kegiatan sosial lainnya. Serta program khusus antara Dewan Kemakmuran Masjid / DKM setempat dengan RW yaitu pengurusan jenazah nol persen atau tidak berbayar untuk semua warganya yang meninggal dunia” ucapnya

https://www.koransinarpagijuara.com/2025/05/07/koran-tarbiyah-santri/