Pewarta : A Y Saputra.
Kabupaten Ciamis — Saat ini pemerintah tengah gencar mengalokasikan Pembangunan Saluran Tersier, salah satunya di Dusun Sukabagja, RT 21 RW 05, Desa Kelapa Sawit, Kecamatan Lakbok, mendapat apresiasi dari warga.
Infrastruktur irigasi yang dibangun melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 dinilai menjawab kebutuhan petani akan pasokan air yang lebih merata.
Proyek tersebut dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Citanduy melalui Organisasi Pelaksana (OP) di bawah koordinasi PPK Yahya.
Warga menyebut saluran baru ini berperan penting untuk mendukung kelancaran distribusi air ke lahan pertanian, terutama saat musim tanam.
Ketua RT 21, Samino, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan pelaksana pekerjaan.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya saluran tersier ini. Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi para petani dan warga sekitar,” imbuhnya, Sabtu (29/11/2025).
Hal senada disampaikan Ketua RT 20, Selamet, yang menilai proyek tersebut sebagai bukti perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani.
“Manfaat pembangunan irigasi tidak hanya dirasakan di Ciamis. Sejumlah titik pekerjaan Program Inpres 2025 di wilayah Banjar dan Cilacap juga mulai memberikan dampak positif terhadap peningkatan suplai air dan produktivitas pertanian,” ucapnya.
Masyarakat menilai keberadaan saluran yang lebih tertata dapat membantu meningkatkan hasil panen dan menjaga stabilitas produksi.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP 2, Yahya, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proyek agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani.
“Program Inpres ini kami laksanakan untuk memastikan rantai pasokan air ke lahan pertanian berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pemerintah berharap pembangunan infrastruktur irigasi ini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah sasaran.













