Pendaki Asal Sukabumi Meninggal di Gunung Rinjani, Satu Pendaki Lain Patah Tulang

0
142

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Seorang pendaki asal Sukabumi, Endang Subarna (48), meninggal dunia saat mendaki Gunung Rinjani melalui jalur Kandang Sapi, Kamis (14/5/2026).

Korban yang tergabung dalam rombongan 29 orang dilaporkan tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri di jalur terjal Bukit Penyesalan, tepatnya antara Pos III menuju Pos IV sekitar pukul 16.00 Wita.

Petugas Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bersama tim medis sempat melakukan pertolongan darurat dan Resusitasi Jantung Paru (RJP) selama 30 menit. Namun korban tidak menunjukkan respons.

“Dugaan sementara korban mengalami kelelahan atau memiliki riwayat sesak napas,” ujar Kepala Balai TNGR, Budhi Kurniawan, dilansir dari Suara NTB, Jum’at (15/5/2026).

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sembalun sebelum dibawa ke RSUD Selong dan dinyatakan meninggal dunia.

Belum selesai proses evakuasi, insiden lain kembali terjadi pada Jumat dini hari. Seorang PNS asal Karimun, Riau, Bolkya Ayadi (38), terjatuh sekitar tujuh meter di jalur menuju puncak Rinjani.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami patah tulang kaki dan tidak dapat berjalan. Tim gabungan TNGR, Polsek Sembalun, dan EMHC saat ini masih melakukan proses evakuasi.

Pihak TNGR mengingatkan pendakian Gunung Rinjani memiliki tingkat kesulitan tinggi sehingga membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima. Pendaki juga diminta lebih jujur terkait kondisi kesehatannya sebelum melakukan pendakian.