Sapi Berukuran Jumbo Dipilih Jadi Hewan Kurban Presiden Untuk Warga KBB

0
135

Pewarta : Lina SC

Kab. Bandung Barat – Prabowo Subianto membeli Sapi Kurban berukuran jumbo dari peternak lokal untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Kali ini, sapi berbobot 1,05 ton asal Kabupaten Bandung Barat terpilih menjadi Hewan Kurban Presiden RI.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti mengatakan, Sapi yang dipilih merupakan milik Peternak asal Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, bernama Dede.

“Kalau sekarang yang terpilih sapi milik Pak Dede dari Desa Pasirlangu, yang akan jadi hewan kurban milik Presiden Prabowo dengan bobot 1,05 ton,” ujar Wiwin, Selasa.

Sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban Presiden, terdapat tiga kandidat sapi jumbo asal Bandung Barat yang diajukan dari wilayah Parongpong, Cisarua, dan Gununghalu. Seluruh sapi tersebut harus melewati proses seleksi ketat sesuai standar yang ditetapkan Sekretariat Presiden Republik Indonesia.

Menurut Wiwin, sapi jenis Simental bernama Mayor itu dipilih setelah melalui tahapan administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pemantauan intensif oleh tim terkait.

“Kita hanya sebatas mengajukan, penentuan dan keputusan ada di Setpres bersama peternak. Untuk pemeriksaan dan pemantauan kesehatan, kami membantu sampai proses pengiriman nanti,” katanya.

Sapi Mayor diketahui memiliki bobot hidup mencapai 1,05 ton, tinggi sekitar 160 sentimeter, dan berusia tiga tahun. Kondisi kesehatannya juga dinyatakan prima setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari tes darah, pengecekan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga pemeriksaan feses.

Sementara itu, pemilik Sapi, Dede mengaku bangga karena untuk pertama kalinya Sapi miliknya terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, senang dan bangga sapi saya yang diberi nama Mayor ini bisa terpilih jadi hewan kurban dari Pak Presiden Prabowo. Ini pertama daftar dan langsung terpilih,” ungkapnya.

Dede menjelaskan, sapi tersebut dibelinya dari peternak asal Lembang saat berusia dua tahun. Sejak itu, Mayor dirawat secara rutin dengan pemberian vitamin, pakan hijauan dan konsentrat, serta pemeriksaan kesehatan berkala agar tumbuh optimal.

Ia menambahkan, harga sapi Mayor telah disepakati bersama pihak Sekretariat Presiden sebesar Rp110 juta. Saat ini, sapi tersebut tinggal menunggu jadwal pengiriman sebelum nantinya disalurkan kepada masyarakat di wilayah Bandung Barat pada momen Idul Adha 2026.