Diduga Ada Upaya Gagalkan Aksi Damai Massa Forum RT/RW

0
157

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Rencana audiensi Forum RT/RW Kota Sukabumi dengan DPRD Kota Sukabumi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (20/5/2026) memanas. Forum RT/RW menduga ada upaya sistematis untuk memecah konsentrasi massa dengan menghadirkan sejumlah agenda lain yang melibatkan para ketua RT dan RW di waktu yang bersamaan.

Perwakilan Forum RT/RW Kota Sukabumi, Arif Rachman, menyebut dugaan tersebut menguat setelah beredarnya beberapa undangan kegiatan mendadak yang ditujukan kepada RT/RW di sejumlah kecamatan.

“Pada hari ini tiba-tiba beredar undangan yang ditujukan kepada RT/RW di beberapa kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Cibeureum berupa rapat koordinasi peningkatan PAD melalui PBB-P2 yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cibeureum,” ujar Arif kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Tak hanya di Kecamatan Cibeureum, agenda lain juga muncul di Kecamatan Gunungpuyuh berupa rapat sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna SMKN 1 Kota Sukabumi.

Arif mempertanyakan urgensi pelibatan RT/RW dalam agenda sosialisasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan RT/RW dalam kegiatan SPMB dinilai janggal dan memunculkan kecurigaan adanya upaya penggiringan agar massa audiensi terpecah.

“Sejak kapan ada sosialisasi SPMB yang melibatkan RT/RW? Hal ini semakin memperkuat dugaan kami bahwa ada pihak yang sengaja ingin memecah fokus massa audiensi,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Arif juga mengaku mendapat tekanan dari sejumlah pihak agar agenda audiensi dibatalkan. Ia menyebut intervensi serupa turut dialami koordinator aksi lainnya, termasuk Fahlevi.

“Saya mendapatkan intervensi dari beberapa pihak dengan nada meminta agar aksi audiensi dibatalkan. Hal yang sama juga dialami rekan kami, saudara Fahlevi. Intinya sama, meminta kami membatalkan agenda besok,” ungkapnya.

Meski diwarnai dugaan intervensi dan upaya penggembosan massa, Forum RT/RW memastikan audiensi tetap akan digelar sesuai jadwal. Mereka menegaskan tidak akan mundur untuk menyampaikan tuntutan dan aspirasi yang selama ini diperjuangkan kepada DPRD Kota Sukabumi.

Menurut Arif, hingga Selasa malam jumlah peserta yang telah mengonfirmasi kehadiran dalam audiensi mencapai sekitar 550 orang dari berbagai wilayah di Kota Sukabumi.

“Jumlah massa yang sudah mengonfirmasi ikut audiensi tercatat sekitar 550 orang. Kami tetap akan menyuarakan tuntutan kami sesuai rencana,” tandasnya.