Program 12 PAS Kota Sukabumi, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Penguatan Usaha Produktif

0
149

Pewarta : Arief

Kota Sukabumi – Ayep Zaki kembali turun langsung menyapa warga melalui program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS) yang digelar di wilayah Kelurahan Lembursitu dan Kelurahan Situmekar, Selasa (19/5/2026). Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Dinas Sosial Kota Sukabumi, Bagian Kesra, Camat Lembursitu, lurah setempat, hingga perwakilan perbankan yang ikut mendukung program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program yang memasuki Putaran Kedua Episode 8 dan 9 ini difokuskan untuk menyasar warga yang benar – benar membutuhkan, baik melalui bantuan sosial langsung maupun dukungan modal usaha produktif bagi pelaku UMKM kecil.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki menyerahkan bantuan kepada 12 penerima manfaat, terdiri dari 10 kepala keluarga penerima program berbagi berkah dan dua pelaku UMKM yang mendapatkan bantuan modal usaha.

Setiap penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp. 1 juta ditambah dukungan bantuan dari PNM, serta paket sembako senilai sekitar Rp. 500 ribu. Sementara bagi pelaku usaha kecil, bantuan juga diberikan dalam bentuk peralatan usaha sesuai kebutuhan masing-masing guna memperkuat keberlangsungan usaha mereka.

Ayep menegaskan, seluruh bantuan yang disalurkan telah melalui proses asesmen dan verifikasi ketat oleh pekerja sosial di bawah naungan Dinas Sosial Kota Sukabumi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran dan diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini bukan sekadar seremonial. Semua penerima telah melalui proses asesmen langsung agar bantuan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja para pekerja sosial yang dinilai telah melakukan pendataan serta penilaian secara objektif dan profesional sehingga proses penyaluran bantuan sosial maupun bantuan usaha dapat berlangsung transparan dan akuntabel.

Melalui program 12 PAS, Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi warga melalui penguatan usaha produktif.