Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi, Target PAD Naik Lewat Sistem Pajak Online

0
419

Pewarta : Anis

Ambon – Pemerintah Provinsi Maluku resmi menggandeng Bank Maluku Malut untuk mempercepat digitalisasi sistem keuangan daerah. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding dan Perjanjian Kerja Sama di ruang rapat Gubernur Maluku, Selasa (26/05/2026).

MoU ditandatangani langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Direktur Bank Maluku Malut Syahrisal Imbar. Setelahnya, PKS ditandatangani antara Bank Maluku Malut dan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku.

Kepala Bapenda Maluku Dr. Djalaludin Salampessy menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah, terutama di sektor pendapatan.

“MoU ini berisi komitmen pemerintah daerah dalam digitalisasi sistem pengelolaan keuangan daerah, khususnya sektor pendapatan, serta pengembangan langkah-langkah strategis untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Djalaludin.

Digitalisasi yang dijalankan mencakup sistem pajak, retribusi daerah, dan sumber pendapatan lainnya. Tujuannya menciptakan tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.

“Ini juga bagian dari komitmen Bapak Gubernur untuk mendorong kemajuan Maluku melalui transformasi digital di sektor perbankan dan pendapatan daerah. Harapannya PAD bisa naik dan pembangunan berjalan lebih cepat,” tambahnya.

Direktur Bank Maluku Malut Syahrisal Imbar mengapresiasi dukungan Pemprov Maluku dalam mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Menurutnya, sistem serupa sudah diterapkan di beberapa kabupaten dan kota di Maluku dan Maluku Utara.

“Digitalisasi ini bertujuan memaksimalkan penerimaan daerah sekaligus mencegah kebocoran. Bank Maluku Malut siap mendukung seluruh pemerintah daerah dalam meningkatkan digitalisasi transaksi, termasuk implementasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor yang akan segera dijalankan,” jelas Syahrisal.

Ia optimistis di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa, Maluku bisa menjadi daerah percontohan digitalisasi nasional.

Acara penandatanganan disaksikan langsung oleh Kepala Bapenda Provinsi Maluku dan jajaran Bank Maluku Malut.