Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinergi Penanganan Persampahan serta Mitigasi Dampak Kemarau Panjang (El Nino) di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Rakor yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Gubernur Jawa Barat itu membahas langkah strategis menghadapi potensi Kemarau Panjang, termasuk antisipasi krisis air bersih dan pengelolaan sampah di daerah.
Dalam forum tersebut, Bobby Maulana menyampaikan bahwa Pemkot Sukabumi terus memperkuat upaya mitigasi kekeringan melalui pengembangan Jaringan Air Bersih dan Penambahan Sambungan Rumah (SR) di wilayah rawan terdampak kemarau.
Selain itu, Pemkot juga menyiapkan strategi penanganan sampah melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) serta pihak swasta untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah di Cikundul dengan kapasitas sekitar 200 ton per hari.
Saat ini, produksi sampah di Kota Sukabumi mencapai sekitar 190 ton per hari. Untuk mengurangi beban pengelolaan, pemerintah terus mengoptimalkan TPS 3R, pengolahan berbasis rumah tangga, serta memperkuat edukasi pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Pemkot Sukabumi berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat penanganan persoalan sampah sekaligus menghadapi dampak perubahan iklim secara lebih efektif.

