Pewarta : Anis
Kota Depok – Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Depok periode 2021-2026, Nina Suzana, resmi menuntaskan masa baktinya per hari ini, Sabtu (6/6/26). Pesan terakhirnya di Musyawarah Cabang ke-IV Kwarcab Kota Depok di Gedung Pramuka GDC: titip mimpi besar pramuka Depok, yaitu mewujudkan bumi perkemahan.
Gedung Pramuka Jadi Warisan Megah
Kak Nina yang menjabat 2 periode menyampaikan rasa syukur di sela kegiatan Muscab. Menurutnya, capaian terbesar selama memimpin adalah pembangunan Gedung Pramuka Kota Depok.
“Alhamdulillah dengan dukungan dana hibah Pemkot Depok, telah terbangun gedung pramuka yang megah dan paling bagus se-Jawa Barat. Sarana dan prasarana di dalamnya juga sudah lengkap,” ujarnya.
Gedung megah itu kini jadi pusat kegiatan Kepramukaan, Pelatihan, dan Pembinaan Karakter di Depok. Di balik capaian itu, Kak Nina jujur mengakui ada 1 pekerjaan rumah yang belum selesai, yakni Bumi Perkemahan.
“Kami belum memiliki bumi perkemahan. Nah ini yang harus diupayakan pengurus baru,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Bumi Perkemahan penting untuk Kegiatan Alam, Pendidikan, Kepemudaan, dan Kemasyarakatan. Fasilitasnya sederhana, ada area perkemahan, aula terbuka, toilet, dan sarana dasar lainnya.
“Bumi perkemahan bisa jadi ruang tumbuh anak-anak, bukan hanya di dalam ruangan, tapi juga belajar mandiri di alam,” tambahnya.
Kak Nina berharap kepengurusan baru Kwarcab Depok bisa membawa peningkatan di semua lini, kegiatan, inovasi, keanggotaan, hingga manajemen.
“Pramuka harus makin dikenal masyarakat dan dicintai anak-anak serta orangtua. Karena pramuka ini ekstrakurikuler yang bantu pemerintah bentuk karakter, kedisiplinan, jiwa sosial, dan keagamaan anak,” pungkasnya.
Muscab ke-IV ini jadi momentum regenerasi. Tongkat estafet kepemimpinan Kwarcab Depok 2026-2031 akan segera diserahkan ke ketua terpilih.
Dengan gedung terbaik se-Jabar sudah berdiri, tantangan berikutnya jelas: mewujudkan bumi perkemahan agar pramuka Depok punya “rumah” untuk belajar, berkemah, dan menempa mental anak bangsa.
–

