Pewarta : Red
Jakarta – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengusulkan pembangunan Underpass, Normalisasi Sungai, serta penguatan Infrastruktur Air Bersih kepada Kementerian PPN/Bappenas dalam audiensi di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan usulan tersebut diperlukan untuk mengatasi kemacetan, mengurangi risiko banjir, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.
Selain itu, Pemkab Bekasi memastikan sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) seperti PSEL Burangkeng, Giant Sea Wall, Sekolah Rakyat, SPAM Regional Jatiluhur I, dan Tol Japek II Selatan terus berjalan sesuai rencana.
“Kita mendapatkan beberapa Program Strategis Nasional, di antaranya Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Burangkeng, Giant Sea Wall, Sekolah Rakyat (SR), SPAM Regional Jatiluhur I serta Japek II Selatan yang saat ini terus dikawal agar berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Menurut Asep, percepatan pembangunan underpass di sejumlah perlintasan kereta dan normalisasi sungai menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mobilitas masyarakat serta menekan dampak banjir di wilayah hilir Kabupaten Bekasi.
Pemkab Bekasi optimistis berbagai program strategis dan usulan infrastruktur tersebut dapat mulai direalisasikan pada 2027 setelah mendapat dukungan pemerintah pusat.

