Bupati Sukabumi Apresiasi Peran Mitra Cai, Tegaskan Kunci Keberhasilan Swasembada Pangan

0
9

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar mengapresiasi kontribusi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Mitra Cai yang dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga Produktivitas Pertanian serta mendukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Sukabumi.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Pelatihan Penguatan Peran Serta P3A dan GP3A Mitra Cai dalam Pengelolaan Jaringan Irigasi Secara Partisipatif dan Berkelanjutan pada Daerah Irigasi Kewenangan Kabupaten Sukabumi di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026).

Menurut Asep Japar, keberhasilan Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan sebagai Juara II Nasional dalam bidang swasembada pangan tidak lepas dari sinergi seluruh pihak, termasuk para petani dan Mitra Cai yang selama ini memastikan distribusi air irigasi berjalan dengan baik.

“Kami meraih juara dua nasional terkait swasembada pangan. Salah satu faktor pendukungnya adalah peran para petani dan Mitra Cai yang selama ini bekerja menjaga kelancaran irigasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan Mitra Cai menjadi elemen penting dalam sistem pertanian, khususnya dalam menjamin ketersediaan air bagi lahan persawahan. Tanpa pengelolaan irigasi yang baik, produktivitas pertanian dikhawatirkan akan terganggu.

“Kalau Mitra Cai tidak ada, bagaimana nasib para petani. Karena itu perannya sangat penting,” tegasnya.

Bupati pun berharap seluruh pengurus P3A dan GP3A terus meningkatkan semangat, kapasitas, serta kerja sama dalam mengelola jaringan irigasi. Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat koordinasi guna mewujudkan pengelolaan irigasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, Asep Japar mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif menghadapi musim kemarau, di antaranya melalui pemetaan wilayah rawan kekeringan dan penyediaan sumur bor untuk mendukung kebutuhan air sektor pertanian.

“Kami terus melakukan berbagai upaya antisipasi, salah satunya dengan pemetaan daerah rawan kekeringan serta pembangunan sumur bor untuk membantu kebutuhan air pertanian,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan pelatihan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang merupakan perwakilan P3A dan GP3A Mitra Cai dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kompetensi para pengelola irigasi agar mampu menjalankan pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif, efektif, dan berkelanjutan.

“P3A memiliki peran yang sangat penting dalam pengelolaan irigasi. Karena itu, sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan harus terus diperkuat agar sistem irigasi dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.