Pewarta : Fitri
Kabupaten Garut – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sektor Pendidikan melalui program Beasiswa bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pada 2026, jumlah penerima bantuan pendidikan tersebut meningkat menjadi 150 orang, naik signifikan dibandingkan tahun – tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Asep Wawan Budiman, mengatakan program beasiswa ini ditujukan bagi Guru PAUD yang sedang menempuh Pendidikan Strata Satu (S1), namun mengalami kendala pembiayaan sehingga berisiko tidak dapat menyelesaikan perkuliahan.
“Untuk program beasiswa guru PAUD sekarang sebanyak 150 orang. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya 30 orang, kemudian 60 orang, dan kini menjadi 150 orang,” ujar Asep Wawan Budiman di sela kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD Implementasi 7 KAIH PAUD Melalui Buku Cerita Bergambar di Cipanas, Kabupaten Garut, Minggu (12/7/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut. Setiap penerima memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp. 4 juta sebagai dana stimulan untuk membantu menyelesaikan studi.
“Besaran beasiswanya Rp. 4 juta sebagai bentuk dukungan agar mereka dapat menyelesaikan Pendidikan S1,” katanya.
Menurut Asep, bantuan tersebut diprioritaskan bagi Guru PAUD yang telah menempuh pendidikan selama beberapa semester namun menghadapi keterbatasan biaya. Pemerintah daerah tidak ingin para pendidik gagal menyelesaikan kuliah hanya karena kendala finansial.
“Jangan sampai mereka sudah menempuh kuliah selama 3 (tiga) tahun, tetapi tidak dapat menyelesaikannya karena terkendala biaya,” ujarnya.
Ia berharap program beasiswa ini dapat mempercepat peningkatan Kualifikasi Akademik Guru PAUD sekaligus memenuhi persyaratan administrasi sebagai Tenaga Pendidik Profesional.
Selain memberikan bantuan pendidikan, Pemkab Garut juga terus meningkatkan kompetensi Guru PAUD melalui berbagai pelatihan. Salah satunya melalui kegiatan peningkatan kompetensi yang difasilitasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dengan fokus pada penguatan metode pembelajaran berbasis buku cerita bergambar.
“Kami terus mendorong peningkatan kemampuan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan berkualitas,” kata Asep.
Melalui program beasiswa dan penguatan kompetensi tersebut, Pemkab Garut berharap kualitas tenaga pendidik PAUD terus meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

