Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengajak peserta didik baru SMP Negeri 8 Kota Sukabumi untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah, Senin (13/7/2026).
Di hadapan 240 siswa baru, Ranty menegaskan bahwa teknologi seharusnya menjadi alat untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi, bukan justru mengendalikan kehidupan penggunanya.
“Teknologi adalah alat yang hebat, tetapi jangan sampai menjadi penguasa hidup kita. Gunakan gadget untuk belajar dan mengembangkan potensi, bukan menghambat masa depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penggunaan gadget secara berlebihan dapat memengaruhi perkembangan otak remaja. Kebiasaan mencari kepuasan instan melalui media sosial atau permainan digital berisiko menurunkan kemampuan berkonsentrasi, mengurangi daya juang, hingga membuat seseorang sulit menghargai proses.
Ranty juga mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan media sosial sebagai tolok ukur kehidupan, karena yang ditampilkan umumnya hanya sisi terbaik seseorang.
Sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan, ia mendorong siswa membangun kebiasaan positif seperti gemar membaca, menulis, berpikir kritis, dan mengasah kreativitas. Ia juga mengenalkan konsep growth mindset, yakni keyakinan bahwa kemampuan dapat terus berkembang melalui kemauan belajar, berlatih, mencoba hal baru, dan berani menghadapi kegagalan.
“Sepuluh tahun ke depan, dunia membutuhkan generasi yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu mengendalikannya dengan bijak, kreatif, berpikir kritis, dan berkarakter,” tegasnya.
Melalui kegiatan MPLS Ramah tersebut, diharapkan peserta didik baru SMP Negeri 8 Kota Sukabumi mampu membangun karakter yang kuat, memiliki pola pikir bertumbuh, serta memanfaatkan teknologi secara positif untuk meraih masa depan.

