Rudy Susmanto Tegaskan Camat Harus Jadi Motor Pembangunan, Percepat Infrastruktur hingga Layanan Publik

0
6

Pewarta : Red

Kabupaten Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengumpulkan seluruh camat se-Kabupaten Bogor dalam rapat koordinasi guna memperkuat sinergi percepatan pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dalam arahannya, Rudy menegaskan bahwa camat tidak boleh hanya berperan sebagai administrator pemerintahan, tetapi harus menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan pembangunan dan menyelesaikan persoalan masyarakat di wilayahnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyamaan langkah antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan pemerintah kecamatan dalam mengakselerasi program pembangunan serta menangani berbagai persoalan kewilayahan.

“Camat adalah kepanjangan tangan Bupati di wilayah. Harus menjadi motor penggerak pembangunan, memastikan seluruh program berjalan, serta hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” tegas Rudy.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kabupaten Bogor sangat bergantung pada kepemimpinan para camat dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah, menyerap aspirasi masyarakat, serta memastikan pelayanan publik berjalan secara optimal.

Dalam forum tersebut, para camat menyampaikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi di wilayah masing-masing, mulai dari pembangunan infrastruktur, penataan ruang, pengelolaan lingkungan, pelayanan publik, hingga pengelolaan aset daerah.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Rudy memastikan Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat realisasi sejumlah program prioritas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Salah satu proyek yang segera direalisasikan adalah pembangunan Jalan Sirnagalih. Selain itu, Pemkab Bogor juga mempercepat pembangunan Jalan Khusus Angkutan Tambang Parung Panjang–Rumpin–Cigudeg guna mengurangi beban lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah daerah juga memprioritaskan penyelesaian sejumlah ruas jalan strategis, di antaranya Jalan Citeureup–Sukamakmur, Jalan Transyogi–Sukaresmi, serta penyelesaian Jalan Bomang yang akan dilanjutkan dengan pembangunan flyover pada tahun depan sebagai upaya mengurai kemacetan dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Di sektor pendidikan, Pemkab Bogor terus memperluas pemerataan akses melalui pembangunan sekolah unggulan, sekolah terintegrasi SD–SMP, serta Sekolah Rakyat di Kecamatan Jasinga sebagai bagian dari program strategis nasional.

Sementara di bidang kesehatan, pemerintah daerah menargetkan capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100 persen agar seluruh masyarakat Kabupaten Bogor memperoleh akses layanan kesehatan yang merata, mudah dijangkau, dan berkualitas.

Tak hanya fokus pada infrastruktur dasar, Rudy juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperbanyak ruang publik melalui pembangunan sport center, universitas, serta alun-alun di sejumlah kecamatan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Rudy meminta seluruh camat menjadi agen perubahan yang bekerja secara terukur, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Ia menekankan bahwa setiap kebijakan pembangunan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun kelestarian lingkungan.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat semangat gotong royong dan menjaga soliditas dalam menyelesaikan berbagai persoalan kewilayahan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini. Dengan semangat kebersamaan, mari kita bergerak bersama mewujudkan Kabupaten Bogor yang semakin maju, nyaman, dan istimewa bagi seluruh masyarakat,” ujar Rudy.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, para asisten Sekretariat Daerah, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, serta seluruh camat se-Kabupaten Bogor.