Pewarta : Arief
Kabupaten Cianjur – Harapan memperoleh penghidupan yang lebih baik di perantauan justru berujung nestapa bagi Budiyanto (35) dan Rustandi (37), dua warga Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Setelah terlantar selama tujuh bulan di Gorontalo akibat upah kerja yang tak kunjung dibayarkan sesuai janji, keduanya akhirnya dapat kembali ke kampung halaman berkat bantuan berbagai pihak.
Budiyanto dan Rustandi berangkat ke Gorontalo sekitar tujuh bulan lalu setelah menerima tawaran pekerjaan. Namun kenyataan yang mereka hadapi jauh dari harapan. Selama bekerja, hak mereka tidak dipenuhi sebagaimana yang dijanjikan sehingga mereka mengalami kesulitan ekonomi dan tidak memiliki biaya untuk pulang ke Cianjur.
Dalam kondisi terdesak, keduanya meminta pertolongan melalui media sosial. Permohonan tersebut mendapat perhatian dari BAZNAS Kabupaten Cianjur, Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, dan Pemerintah Desa Sukajadi yang kemudian berkoordinasi untuk memfasilitasi kepulangan mereka.
Setelah melalui proses pendampingan, Budiyanto dan Rustandi akhirnya berhasil kembali ke Cianjur dan berkumpul kembali bersama keluarga.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua BAZNAS Cianjur, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, serta Bapak Kepala Desa Sukajadi atas bantuan yang telah diberikan,” ujar Rustandi di Kantor BAZNAS Kabupaten Cianjur, Selasa (5/8/2026).
“Setelah terdampar di Gorontalo selama tujuh bulan, akhirnya kami dapat pulang dan kembali berkumpul bersama keluarga di Cianjur,” lanjutnya.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Hilman Saukani, M.Pd., didampingi Kepala Bagian Pendistribusian H. Ahmad Fathoni Rozy, S.Pd., menjelaskan bahwa kedua warga tersebut termasuk dalam kategori ashnaf ibnu sabil, yakni golongan penerima zakat yang sedang dalam perjalanan dan mengalami kesulitan sehingga berhak memperoleh bantuan.
Menurut Hilman, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang mengalami kondisi darurat di perantauan.
“Mudah-mudahan setelah berkumpul kembali dengan keluarganya di kampung halaman, mereka bisa mendapatkan penghidupan yang lebih layak dan memulai kehidupan baru,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para muzaki yang telah menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur. Menurutnya, amanah tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk membantu warga yang terlantar di luar daerah.
“Semoga para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Cianjur senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT,” tutup Hilman.













