Pewarta : Anis
Kota Depok – Musyawarah Kota VI Kamar Dagang dan Industri Kadin Kota Depok dipastikan digelar lebih cepat. Awalnya dijadwalkan 2 September, kini Mukota VI resmi maju ke 20 Agustus 2026.
Kepastian itu disampaikan usai panitia menutup pendaftaran peserta dan melakukan asistensi di Sekretariat Kadin Depok, Kamis (13/8/2026).
174 Berkas Masuk, Semua Sudah Ber-KTA
Ketua Steering Committee SC Mukota VI Kadin Kota Depok, Rendy Irsan , menyebut animo pengusaha Depok tinggi.
“Hari ini pendaftaran resmi kami tutup. Total ada 174 pengusaha yang mendaftar dari berbagai asosiasi perusahaan. Dan semuanya sudah punya KTA Kadin,” kata Rendy kepada wartawan.
Menurutnya, jumlah itu menunjukkan kesiapan dunia usaha Kota Depok untuk konsolidasi.
Usai ditutup, tahap selanjutnya adalah asistensi teknis bersama SC dan OC. Seluruh berkas peserta akan dibawa ke Kadin Jawa Barat di Bandung untuk diverifikasi pada Jum’at, 14 Agustus 2026.
Rendy memastikan seluruh perizinan sudah rampung.
“Kita on track untuk 20 Agustus. Izin dari Polres sudah keluar. Lokasi juga sudah fix di Hotel Margo, Jl. Margonda Raya,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan ada aturan baru dari pusat. 27 Kabupaten/Kota se-Jabar wajib menggelar Mukota dulu sebelum maju ke Musyawarah Daerah Musda tingkat provinsi.
“Dulu cukup surat pemberitahuan. Sekarang harus asistensi dulu ke Kadin Jabar untuk memastikan kesiapan,” jelasnya.
Percepatan jadwal ini bukan tanpa alasan. SC/OC awalnya mengagendakan September, tapi permintaan datang dari asosiasi dan para calon.
“Atas permintaan asosiasi dan calon, akhirnya kita majukan. Jadi SC/OC harus siap tempur di tanggal 20,” lanjut Rendy.
Mukota VI diproyeksi menjadi momentum penting. Forum 5 tahunan ini akan jadi arena menentukan arah kebijakan dan memilih kepengurusan Kadin Kota Depok periode 2026-2031.
Dengan 174 peserta yang sudah terverifikasi, pertarungan memperebutkan kursi ketua diprediksi berlangsung dinamis.













