Pewarta : Red
Kabupaten Bogor – Seorang perempuan berusia 40 tahun tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 17 meter di Kampung Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/8/2026) dini hari.
“Penyelamatan dan pertolongan darurat evakuasi korban terjatuh ke dalam sumur. Lokasi kejadian di Kampung Jabon Mekar, Kecamatan Parung,” ujar Yudi, Minggu (23/8/2026).
Menurut Yudi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.20 WIB. Sementara laporan dari warga diterima petugas Damkar sekitar pukul 01.30 WIB.
Berdasarkan informasi awal, korban diduga terpeleset saat berada di sekitar bibir sumur hingga akhirnya jatuh ke dasar sumur dengan kedalaman diperkirakan mencapai 17 meter.
“Petugas menerima laporan dari anggota Sektor Parung terkait seorang perempuan berusia 40 tahun yang terjatuh ke dalam sumur dengan kedalaman diperkirakan mencapai 17 meter,” kata Yudi.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga tidak sengaja terjatuh saat berada di sekitar bibir sumur,” lanjutnya.
Setibanya di lokasi, tim rescue Damkar langsung melakukan penanganan. Kondisi medan menjadi tantangan tersendiri karena akses menuju sumur sempit, sementara kedalaman sumur mencapai sekitar 17 meter.
Petugas kemudian menemukan korban berada di dasar sumur dalam kondisi lemas dan mengalami sesak napas. Korban diperkirakan telah terjebak di dalam sumur selama kurang lebih dua setengah jam sebelum berhasil dievakuasi.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sumur memiliki akses yang sempit dengan kedalaman sekitar 17 meter. Korban ditemukan berada di dasar sumur dalam kondisi lemas dan mengalami sesak napas,” ujar Yudi.
Proses penyelamatan dilakukan menggunakan teknik mountaineering dengan sistem hauling, yakni metode pengangkatan korban secara bertahap menggunakan rangkaian peralatan rescue dan sistem pengaman.
Evakuasi berlangsung sekitar 25 menit. Berkat koordinasi tim dan pelaksanaan prosedur penyelamatan sesuai standar operasional, korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan dalam kondisi selamat.
“Berkat koordinasi yang baik serta pelaksanaan prosedur penyelamatan sesuai standar operasional, korban berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat ke permukaan,” imbuh Yudi.
Setelah berhasil dievakuasi, korban diketahui mengalami luka ringan. Korban kemudian diserahkan kepada petugas medis untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Evakuasi dilakukan selama 25 menit. Setelah berhasil dievakuasi, korban diketahui mengalami luka ringan dan selanjutnya diserahkan kepada petugas medis untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.













