Pewarta : Ida
Kota Bandung – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali membawa Semen Kujang ke pasar Jawa Barat. Merek semen yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pembangunan Tanah Sunda itu resmi diperkenalkan kembali melalui Grand Launching bertema “Lebih Kokoh & Lebih Kuat”, Rabu (2/9/2026).
Kembalinya Semen Kujang bukan sekadar peluncuran produk. SIG juga mengusung strategi pendekatan emosional dengan menggandeng Persib Bandung untuk kembali merekatkan merek tersebut dengan masyarakat Jawa Barat.
Kolaborasi itu diwujudkan melalui agenda Meet & Greet bersama tiga pemain Persib, yakni Beckham Putra, Adam Alis, dan Patricio Matricardi. Kegiatan turut dihadiri Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, serta tujuh mitra distributor SIG dari wilayah Bandung.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan keputusan menghadirkan kembali Semen Kujang merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menangkap besarnya potensi pasar konstruksi Jawa Barat sekaligus membangun kembali kedekatan emosional masyarakat dengan merek tersebut.
“Bagi kami, ini bukan sekadar memperkenalkan kembali sebuah produk, tetapi menjadi awal dari interaksi dan pengalaman baru bersama pelanggan,” kata Indrieffouny.
Kembali dengan Teknologi Modern
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menegaskan Semen Kujang bukan merek baru bagi masyarakat Jawa Barat. Produk tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah sejak 1975.
Kini, Semen Kujang kembali hadir dengan dukungan teknologi produksi modern dan diproduksi di Pabrik Narogong, Jawa Barat, milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.
Kehadiran kembali merek tersebut mendapat respons positif dari pelaku usaha material bangunan. Sebanyak 387 toko bangunan dari Purwakarta, Karawang, Subang, Sumedang, hingga Bandung menghadiri agenda peluncuran.
SIG juga memberikan penghargaan kepada 22 toko dengan performa penjualan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra yang ikut mendorong penetrasi Semen Kujang di pasar Jawa Barat.
Baru Dijual Akhir Juli, Penjualan Tembus 3.800 Zak
Sinyal kuatnya penerimaan pasar terlihat dari capaian sejumlah toko bangunan yang telah memasarkan Semen Kujang sejak akhir Juli 2026.
Adin (61), pemilik TB Resna Jaya di Sumedang, misalnya, mencatat penjualan lebih dari 3.800 zak sejak produk tersebut kembali ditawarkan.
Capaian itu mengantarkan Adin meraih predikat Top Spender sekaligus memperoleh apresiasi berupa 160 zak Semen Kujang.
Sementara itu, Asni Arini (36), pemilik TB Rama Daris, Sumedang, berhasil membawa pulang hadiah utama berupa satu unit Honda Beat.
Menurut Asni, Semen Kujang relatif mudah dipasarkan karena sebagian konsumen di wilayahnya sudah mengenal merek tersebut.
Persib Jadi Jembatan Emosional
Strategi SIG tidak berhenti pada penguatan distribusi dan produk. Kolaborasi dengan Persib menjadi salah satu cara perusahaan menghidupkan kembali ikatan emosional Semen Kujang dengan masyarakat Jawa Barat.
Persib memiliki basis pendukung yang kuat di berbagai daerah Jawa Barat. Karena itu, keterlibatan klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut diharapkan mampu memperluas eksposur sekaligus memperkuat kembali posisi Semen Kujang di tengah persaingan industri semen.
SIG kini menghadapi tantangan untuk mengubah nostalgia terhadap merek Semen Kujang menjadi loyalitas konsumen di era persaingan produk konstruksi yang semakin ketat.
Dengan kombinasi sejarah merek, teknologi produksi modern, penguatan jaringan distribusi, serta kolaborasi dengan Persib Bandung, SIG menargetkan Semen Kujang kembali menjadi pilihan masyarakat Jawa Barat—bukan hanya sebagai merek yang dikenang, tetapi sebagai produk yang digunakan dalam pembangunan sehari-hari.
“Lebih Kokoh & Lebih Kuat” pun menjadi pesan utama kembalinya Semen Kujang: membawa kekuatan sejarah sekaligus menjawab kebutuhan konstruksi Jawa Barat masa kini.













