Pewarta : Fadhel
Kota Bandung – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui Program Jejak (Jamkrindo Edukasi Penjaminan dan Keuangan). Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait pengelolaan keuangan, pembiayaan, dan layanan penjaminan.
Kegiatan yang digelar di Bandung, Kamis (17/9/2026), menyasar pelaku usaha di sektor jasa konstruksi, pengadaan barang dan jasa, serta jasa konsultan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, penyusunan laporan keuangan, produk penjaminan, serta berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk mengakses pembiayaan dan layanan penjaminan.
Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Akhmad Albaasithu, mengatakan pemahaman terhadap pengelolaan keuangan dan penjaminan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sekaligus mengembangkan usaha.
“Melalui Program Jejak, Jamkrindo ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada pelaku usaha, tidak hanya mengenai produk dan layanan penjaminan, tetapi juga mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik,” ujar Akhmad.
Menurut dia, laporan keuangan yang tertata dapat membantu pelaku usaha mengetahui kondisi bisnis sekaligus mempersiapkan kebutuhan pendanaan secara lebih baik.
Akhmad menambahkan, kebutuhan penjaminan cukup penting bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor konstruksi, pengadaan barang dan jasa, maupun jasa konsultan. Karena itu, pemahaman mengenai jenis, manfaat, dan persyaratan produk penjaminan diperlukan agar pelaku usaha lebih siap menjalankan kegiatan bisnis.
“Setiap sektor usaha memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, melalui Jejak kami mendorong pelaku usaha untuk memahami aspek keuangan dan penjaminan sesuai dengan kebutuhan usahanya,” katanya.
Jamkrindo, lanjut Akhmad, akan terus mendorong kegiatan edukasi yang memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha. Peningkatan literasi dinilai perlu berjalan beriringan dengan perluasan akses terhadap layanan keuangan, termasuk penjaminan.
“Kami berharap Jejak dapat menjadi ruang pembelajaran dan diskusi yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha. Dengan pemahaman yang semakin baik mengenai pengelolaan keuangan, pembiayaan, dan penjaminan, kami berharap pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitasnya dan tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Jamkrindo berharap pelaku usaha semakin siap mengelola bisnis, memenuhi kebutuhan pembiayaan, serta memanfaatkan layanan penjaminan sesuai karakteristik dan kebutuhan usaha.













