Bupati Bangka : Ingin Meningkatkan Predikat di PPD “Konsep Pembangunan Kita Adalah Kolaborasi Pentahelix”

0

Pewarta. : Sermon S.

Koran SINAR PAGI, Kab. Bangka, – Bupati Bangka, Mulkan menginginkan di tahun 2021, Pemerintah kabupaten (Pemkab) bisa meningkatkan predikat nasionalnya dalam meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD).
“Kita ingin Pemkab Bangka bisa merebut dan meraih predikat tingkat 2 maupun 1 nasional. Kalau pun target itu tidak tercapai, setidaknya kita harus bisa mempertahankan predikat nomor 3 nasional seperti di tahun 2020 lalu di bawah Poso dan Temanggung, “harap Mulkan saat menggelar virtual penilaian PPD di rumah dinas bupati, Senin (15/02/2021).

Untuk merebut peringkat ke 1 atau yang 2 tersebut kata Mulkan, dalam penilaian PPD ini dirinya telah mengundang semua stakeholder atau pemangku jabatan yang telah mendukung pembangunan di Bangka ini.

“Semua stakeholder yang mendukung, baik itu dari tokoh masyarakat, tokoh agama, forum anak dan juga dari forum kesehatan serta DPRD Bangka semua kita undang. Saya sampaikan bahwa, konsep pembangunan kita adalah konsep Kolaborasi Pentahelix, di mana kita bersama-sama untuk membangun Pemerintah daerah (Pemda) Bangka ini, “ungkapnya.

Persiapan yang pertama sambungnya, Pemkab Bangka telah melakukan terobosan-terobosan maupun inovasi-inovasi terutama dalam meningkatkan industri rumahtangga seperti UMKM kita, apalagi dalam kondisi Covid – 19 ini bahwasanya masyarakat Bangka harus benar-benar diberikan pembinaan ataupun dukungan terhadap perkembangan industri rumahtangganya.

“Kita juga sudah mengeluarkan 150 sertifikat halal. Hal itu merupakan salahsatu bukti dukungan pemerintah bahwa tidak ada suatu keraguaan terhadap industri rumahtangga kita, terutama masalah kebersihan dan halalnya makanan yang ada di Pemkab Bangka ini, “ujarnya seraya berharap kalau di tahun 2020 lalu, Pemkab Bangka mendapat peringkat 3 nasional dan kalau bisa harus bisa ditingkatkan kembali.

Dalam kegiatan yang digelar secara virtual tersebut, orang nomor satu di Pemkab Bangka ini juga menegaskan dalam merebut dan meraih peringkat 1 ataupun 2 nasional, diperlukan adanya suatu perencanaan-perencanaan keselarasan dan keserasian perencanaan.

“Pada hari ini, tim medis tim satuan tugas kita sudah bergerak cepat dengan melakukan pengecekan secara massal kepada para santri kita, dan para pengasuh, ustadz/ustadzah kita yang ada di Islamic Centre. Kami juga memberikan suatu kebijakan bahwa anak-anak yang sehat, katakanlah sekitar 600 anak ini harus kita kembalikan dulu ke rumahnya masing-masing, karena inilah cara kita dalam menjaga jangan sampai bertambah dari 126 orang yang terpapar Covid-19. Sehingga pada hari ini, saya perintahkan semua dari satuan tugas untuk mengembalikan anak-anak kita yang dikategori masih sehat ataupun belum terpapar Covid -19. Itulah salahsatu langkah kami dalam pencegahan penyebaran Covid-19, “ungkapnya kepada peserta yang hadir dalam virtual tersebut.