Peristiwa

Babinsa Koramil 404-02/PBM Serka Sujono Hadiri Pertemuan Koordinasi Terpadu Lintas Sektoral dan Pengendalian Penyakit Tingkat Puskesmas

adminsigiku.com
×

Babinsa Koramil 404-02/PBM Serka Sujono Hadiri Pertemuan Koordinasi Terpadu Lintas Sektoral dan Pengendalian Penyakit Tingkat Puskesmas

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Iwan Brata

Kota Prabumulih – Sebagai bagian dari usaha untuk lebih meningkatkan capaian program kesehatan di wilayah Puskesmas Sukajadi Prabumulih Timur diadakan pertemuan lintas sektoral dengan berbagai unsur masyarakat, mengingat permasalahan kesehatan sangat komplek dan saling berkaitan dengan berbagai unsur dan berbagai komponen masyarakat.

Dalam dunia kesehatan, penyakit terbagi menjadi 2 secara umum yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Penyakit menular yang masih banyak diderita oleh masyarakat anatara lain adalah Demam Berdarah (DB) dan Tuberculosis (TBC) Paru, sedangkan penyakit tidak menular yang semakin tahun meningkat jumlah penderitanya adalah Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi dan Diabetes Mellitus (DM) atau kencing manis atau juga penyakit gula.

Pengendalian penyakit baik menular maupun yang tidak menular tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan atau fasilitator pelayanan kesehatan saja tetapi perlu kerja sama semua lintas sektoral.

Berkaitan dengan hal itu, Puskesmas Sukajadi Prabumulih Timur mengadakan pertemuan Lintas sektoral Sosialisasi Penyakit DB, TBC, Hipertensi dan Diabetes Mellitus (DM) yang dihadiri Camat Prabumulih Timur, Lurah Sukajadi, Kepala Puskesmas Sukajadi dan Prabujaya, Babinkamtibmas, RT/RW, dan Babinsa Koramil 404-02/PBM Serka Sujono

“Untuk kasus DB di wialyah kerja Puskesmas Sukajadi setiap tahunnya selalu ada, sehingga diharapkan kegaitan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing untuk selalu dilakukan minimal 1 minggu seklai mengingat hujan masih turun pada bulan-bulan ini,” kata Kepala Puskesmas Sukajadi saat membuka acara petemuan ini.

Selain Kasus DB, di wilayah kerja Puskesmas Sukajadi terdapat kasus TBC, diharapkan partisipasi lintas sektoral dalam menemukan kasus TBC secara dini segera ditangani.

“Jika ada warga masyarakat yang mengalami gejala TBC seperti batuk lebih dari 2 minggu dengan dahak tidak sembuh-sembuh, berkeringat dingin pada malam hari walau tidak beraktivitas dan gejala TBC yang lain untuk segara memotivasi agar dapat periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Untuk penyakit tidak menular khususnya Heipertensi dan DM trennya meningkat setiap tahunnya, yang perlu menjadi perhatian adalah untuk selalu cek kesehatan secara rutin agar dapat dideteksi sedini mungkin, untuk mendapat pengobatan sesegara mungkin dan sebaik mungkin.

Meningkatnya penyakit tidak menular ini dikarenakan perubahan gaya dan pola hidup di masayarakat seperti kurangnya konsumsi buah dan sayur, kurang aktivitas fisik atau olahraga, merokok, dan jarang memeriksakan kesehatannya.

Tujuan utama pertemuan sosialisasi kali ini adalah deteksi dini penyakit tidak menular dan tidak menular dengan melibatkan peran aktif lintas sektoral sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama masyarakat di wilayah kerja Puskesmas sukajadi pada khususnya.