Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Bantuan Pemerintah Kota Bandung kepada calon peserta didik RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) di sekolah swasta yang mencapai Rp. 28.792.400.000. Khusus siswa yang terdiri dari siswa di SMA swasta untuk mendapatkan Rp.7.578.000.000. Dan siswa rawan melanjutkan pendidikan SMK swasta di kota Bandung berjumlah Rp.21.214.400.000. Mulai diperbincangkan oleh para kepala sekolah, karena bantuan tersebut hingga saat ini belum ada penyaluran ke sekolah yang mengajukan bantuan. Tahun 2021 yang jumlahnya untuk biaya operasional, SMA : Rp.1.500.000 sedangkan SMK : Rp.1.600.000.
Maksud dari bantuan sosial siswa rawan melanjutkan pendidikan SMA SMK swasta di kota Bandung melalui bantuan keuangan dari pemerintah kota Bandung kepada pemerintah provinsi. Bertujuan untuk membantu pendanaan biaya operasional dan non personal peserta didik untuk meringankan beban biaya operasional Sekolah, bagi peserta didik kurang mampu pada sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kelancaran proses belajar di sekolah.
Ricky Suryadi S.H, M.Si, Ketua Perkumpulan Kepala Sekolah SMA Swasta Kota Bandung menyampaikan dari proses bimbingan teknis pada hari ini. Kami mengajak teman-teman pengelola sekolah SMA swasta di kota Bandung untuk memanfaatkan semaksimal mungkin, agar memberikan kemanfaatan bagi siswa-siswanya. Sesuai yang dikatakan oleh kasi layanan KCD VII saat menjadi narasumber bimtek tadi, bahwa bantuan ini untuk peningkatan mutu pendidikan. Dengan pendekatan mereka mendapatkan bantuan pendidikan sesuai dengan yang diinginkan supaya mendapatkan hasil pendidikan yang maksimal. Jelasnya kepada media online dan cetak di lokasi acara aula SMA YWKA Kota Bandung (7-1-2022)
Menurutnya bantuan RMP yang tersalurkan tahun ini merupakan pengajuan tahun sebelumnya. Pengajuannya dari SMA atau SMK swasta untuk mendapatkan bantuan itu. Walaupun jumlah dananya berkurang. Tetapi sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas support-nya dari pemerintah atas kepedulianya kepada anak atau peserta didik di kota Bandung.
Bantuan ini diprioritaskan bagi mereka yang duduk di SMA atau SMK swasta. Agar digunakan atau dimanfaatkan oleh sekolah semaksimal mungkin meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan di kota Bandung yang perlu terus ditingkatkan.
Selanjutnya, Kami mewakili para kepala sekolah mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota Bandung yang sudah berkolaborasi dengan dinas pendidikan provinsi Jawa Barat untuk menyalurkan bantuannya.
Dr. Hj. Siti Sadiah Yuningsih, M.M.Pd Kasi Pelayanan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, mengungkapkan kami dari cabang dinas Wilayah 7 bertugas membantu untuk menyalurkan bantuan ini kepada sekolah-sekolah yang sudah diverifikasi anak-anaknya agar mendapatkan bantuan pendidikan. Khususnya bagi anak-anak yang rawan melanjutkan pendidikan. Program ini sangat bagus dalam rangka peningkatan aksesibilitas hingga mutu pendidikan di cabang dinas Wilayah 7, khususnya di kota Bandung. Untuk itu penggunaannya harus sesuai dengan aturan juknis dan diarahkan kepada pemanfaatan untuk peningkatan mutu pendidikan dan juga lulusan dari sekolah SMA dan SMK di kota Bandung.
