Akademia

Pengawas SD/SMP se Kabupaten Jeneponto Gelar Rapat Koordinasi

adminsigiku.com
×

Pengawas SD/SMP se Kabupaten Jeneponto Gelar Rapat Koordinasi

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Awing

Kabupaten Jeneponto – Rapat Koordinasi pengawas SD dan SMP se Kabupaten Jeneponto yang dilaksanakan, Selasa (11/01/2022) tampak turut dihadiri Kadis Pendidikan dan Budaya Jeneponto, Nur Alam Basir berserta jajarannya.

Pemateri dalam kegiatan tersebut, Sihaka S.Pd serta Lahasan Rewa, selaku Koordinator Pengawas (Korwas) menyampaikan, Pengawas adalah salah satu tenaga Pendidikan yang strategis dan dianggap akan mampu menumpahkan pengatahuan terkait manejemen pendidikan sekolah.

“Menteri Pendidikan No.12 Tahun 2007 tentang standar pengawas menegaskan bahwa seorang pengawas harus memiliki 6 Kompotensi, diantaranya adalah: Kompotensi Kepribadian, Supervisi Manejemen, Supervisi Akademik, Kompotensi Evaluasi Pendidikan, Kompotensi Penelitian Penumpangan dan Kompotensi Sosial,” ujarnya.

Namun, lanjut Lahasan, saat ini tidak bisa kita dipungkiri bahwa sudah dikondisi dilapangan masih banyak diantara teman pengawas yang belum memahami kompotensi tersebut, sehingga diperlukan satu upaya pendekatan blukradi pekerja atau forum pekerja pengawas.

Dia menambahkan bahwa, Kabupaten Jeneponto ternyata memang tidak sedikit diantara teman-teman pengawas yang masih memiliki polomasi terkait kompotensi menetipial jasmani akademik kemudian evaluasi pendidikan dan penelitian pengembangan.

“Jadi saat ini Jeneponto karna mau meng SK kan 10 kepala sekolah peneliti pengawas SD dan 3 SMP, dimana selain sebagai kepala sekolah, tugas utamanya dan tugas pokoknya selaku kestemaan dan sesuai prosedur tahun 2021 Jeneponto kurang pengawas sebanyak 18 orang, untuk 13 SD,Dan 5 SMP,” katanya.

Dia berharap agar Spamdam Dinas Pendidikan berupaya membuka ruang Diklas cawans upaya SD maupun SMP dengan mau tetap mengajukkan permohonan, tandasnya.

Kabid ketenagaan Rahmat Sasmito mengemukakan bahwa, tujuan penetapan koordinasi pengawas ada beberapa materi atau hal yang kita sampaikan pertandingan pemempang pada tahun 2021 tentang penelitian kinerja pengawas sipil dimana tugas dan fungsinya pengawas akan dilakukan penelitian terhadap tenaga pendidikan dan kepala sekolah.

“Pada kegiatan ini kita mulai mempersiapkan diri untuk kurikulum protas perhatian dari kurikulum ke kurikulum baru tetapi saat ini namanya kurikulum prototaim dimana tujuan akhir dari kurikulum adalah membentuk siswa atau pelajar Pancasila memiliki 6 aspek jadi pengawas seluruh kabupaten jenjang satuan TK paud SD SMP,” ujarnya.

Mereka adalah Plt.Pengawas dan posisi saat ini kepala sekolah yang diberi tugas tambahan sebagai pelaksana tugas pengawas dikecamatan.

“Harapan kedepan kegiatan kordinasi pengawas seperti ini memang harus selalu diberikan masukan info dan infut, berkaitan dan tugas pokok dan fungsi pengawas terlebih pada pengembangan kurikulum kedepan dimana pengawas implomentasi pelaksanaan kurikulum baru pengawas harus mampu menguasai dari pada kepala sekolah maupun guru guru yang ada suatu pendidikan,” ujarnya.