DPMD Jabar Sosialisasikan Konsep Teknokraktik Perencanaan Pembangunan Desa di Jawa Barat

0

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung)-, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Jawa Barat menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah. Dengan tema Mencapai Kemandirian Masyarakat Jawa Barat Melalui Konsep Teknokraktik Perencanaan Pembangunan Desa di Jawa Barat”. Acara yang dihadiri perwakilan perangkat daerah kabupaten/kota se Jawa Barat berlangsung di hotel Grand Sunshine Resort & Convention, Soreang Kabupaten Bandung.

Setiawan Wangsaatmaja, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat pada acara tersebut, secara khusus membahas tentang penyederhanaan birokrasi pada akhir tahun masa jabatan gubernur Jabar untuk akselerasi capaian janji politiknya. Tadi saya jelaskan dan harus diikuti dengan perubahan budaya kerja. Jadi kalau kita nanti bekerja secara tim, kalau budaya kerja masih seperti dulu lagi tidak tepat. Misalnya dari desain tempat duduk atau hubungan struktural antara pimpinan dan bawahan harus dirubah. Karena Revolusi Industri 4.0 yang sering juga disebut sebagai cyber physical system mengarahkan perubahan budaya kerja, jelasnya kepada peserta yang hadir saat menjadi narasumber acara tersebut (16-2-2022)

Nantinya kita tidak membutuhkan lagi banyak ruangan, tapi satu ruangan dapat multi fungsi dan konsep evaluasi pimpinan ke bawahan bisa melalui diskusi langsung. Karena kalau melihat perubahan budaya kerja saat pandemi, kita bisa bekerja dari rumah atau bekerja secara online.

Menurutnya perubahan budaya kerja mendatang setiap satu instruksi khusus pimpinan bisa dikerjakan oleh 1 tim. Kalau dulu hanya perbidang saja. Tapi sekarang diarahkan agar dikerjakan oleh tim agar lebih cepat terlaksana. Kita akan ikut tranformasi atau akan terdisrupsi, kaget menghadapi perubahan. Oleh karena itu penting untuk kita terbiasa tepat memilih dan memfungsikan antara konservatif atau digital platform.

Setiawan Wangsaatmaja, Sekretaris Daerah Jabar juga menjabarkan intruksi khusus pimpinan atau gubernur yang harus dikerjakan oleh DPMD Jabar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat, Dicky Saromi mengungkapkan program Gerbang Desa itu adalah salah satu prioritas atau intruksi khusus dari Gubernur ke DPMD Jabar dari 11 program desa juara yang sudah mencapai targetnya. Jadi kami pada 2021 telah mencapai target pak gubernur di 2018-2023 yaitu dari indeks kinerja utama gubernur yaitu dalam pencapaian indeks Desa membangun, targetnya 0,72 kami udah mencapainya lebih dari itu. Selain itu ada pesan dari gubernur yang tidak hanya seputar pencapaian utamanya,  tapi desa tertinggal itu menjadi nol jumlahnya di Jabar.

Menurutnya yang paling utama dalam pembangunan desa di Jawa Barat atau nasional dalam memahami Desa harus sesuai base on data, itu sangat sejalan dengan tema forum OPD hari ini yaitu pendekatan teknokratik. Karena desa itu garda terdepan dalam pembangunan Jabar dan nasional.