Pewarta : Eno
Koran SINAR PAGI, Tasikmalaya,- (17/03/2022). Dandim 0612. Letkol (INF) Ary Sutrysno SIP, bertindak selaku Inspektur Upacara mewakili Bupati H. Ade Sugianto SIP yang berhalangan hadir,, sekaligus bacakan sambutannya, bertempat di lapangan parkir Sekretariat Daerah jalan Bojongkoneng Singaparna.
Dalam isi sambutannya bupati mengatakan bahwa, pada kesempatan ini merasa perlu untuk selalu menyegarkan ingatan kita setiap bulannya, seluruh pegawai menggunakan baju KORPRI yang tiada lain adalah sebagai Peningkatan jati diri, sebagai warga KORPRI yang kedudukannya dan kegiatannya tidak terlepas dari kedinasan, harus senantiasa bergerak bersama komponen masyarakat lainnya untuk konsisten memperjuangkan cita-cita bangsa.
Oleh karena itu, seluruh aparatur pemerintah daerah sebagai anggota KORPRI, dituntut untuk tetap mengedepankan tiga peran utamanya, yaitu sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat dan Abdi Pemerintah, selain itu pula momentum hari kesadaran nasional, yang senantiasa dilaksanakan pada tanggal 17 setiap bulannya, tidak hanya rutinitas belaka, akan tetapi dapat memberikan Motivasi, karena selaku Abdi Negara, harus senantiasa berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dikatakan bupati tuturnya, memperingati Hari Kesadaran Nasional, diharapkan pula dapat berhubungan langsung dengan meningkatnya semangat bekerja menjadi lebih baik lagi, serta dapat memberi kesungguhan dan rasa tanggung-jawab yang tinggi serta berkesinambungan kepada seluruh aparatur dilingkungan pemerintah daerah.
Sebagai aparatur negara yang telah diberi amanah dalam memegang jabatan, diharapkan dapat mengembangkan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan baik, karena dengan demikian aparatur dapat bekerja dengan baik, sesuai aturan serta memenuhi harapan masyarakat.
Oleh karenanya, marilah kita jadikan Peringatan Kesadaran Nasional sebagai suatu kesempatan yang sangat baik untuk melakukan perubahan paradigma dan juga diikuti dengan tekad dan keinginan, untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk dalam bekerja. Akan menjadi peluang bagi terciptanya perubahan-perubahan kearah yang lebih baik.
Untuk itu kepada seluruh peserta upacara, bupati H. Ade Sugianto berpesan agar mampu menyatukan pola pikir dan tindakan serta pemupukan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan, dan yang lebih penting menurutnya, yakni meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan.
Tingginya kasus aktif covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir patut diwaspadai, kemunculan virus Corona jenis baru OMICRON yang memiliki daya tular lebih cepat dari varian-varian sebelumnya membuktikan bahwa pandemi belum berakhir.
Meski tidak seganas varian delta tetap saja varian jenis baru ini dapat memberikan resiko pada mereka yang rentan, manula, lansia, anak-anak, pasien dengan Komorbid dan mereka yang tidak mendapatkan vaksin karena alasan kesehatan.
Ketua kelompok kerja (Pokja) genetik fakultas kedokteran, kesehatan masyarakat dan keperawatan (FKKMK) menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, karena transmisinya sangat cepat, kecepatan penularan ini dibuktikan varian OMICRON akan mereplace (mengganti) varian delta hampir di semua negara, termasuk Indonesia. Tetap waspada tetapi jangan berlebihan, harus menjadi perhatian, karena ada kemungkinan ia akan mereinfeksi terhadap mereka yang sudah vaksin full dosis apalagi mereka yang rentan, manula, lansia, anak-anak dan mereka yang tidak di vaksin.
Peserta upacara terdiri dari TNI,Pol PP, dan Korps Pegawai Negeri, kepolisian Resort Setempat serta dihadiri wakil dari Anggota Dewan dan ibu ketua serta pengurus PKK setempat.













