Pewarta: Deni HM-Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Bandung Barat)-, Pertemuan antara Kemenaker dan Kementrian Kelautan dan Perikanan pada acara 1st All Indonesia Junior Koi Show 2022 di Balai Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas BLK Lembang Bandung Barat. Ditindak lanjuti dengan agenda sertifikasi kompetensi baru untuk membuka peluang kerja di masyarakat.
Acara tersebut dibuka oleh Dr. Ghazmahadi, ST., M.M, Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Direktoral Jendral Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Ditjen Binalavottas) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) bersama Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan yang merupakan unsur pelaksana pada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Kepala Seksi Penyelengaraan & Pemberdayaan BLK Lembang, Direktorat Jendral Pembinaan Pelatihan Dan Produktifitas Kementrian Ketenagakerjaan RI, Iman Riswandi S.T, M.T, menyampaikan setelah kontes koi itu terjadi kesepakatan kedua Kementrian terkait standar kompetensi khusus pembudidayaan ikan hias. “Karena adanya kebutuhan orang yang ahli untuk menghandling koi saat kontes atau jasa perawatan kolam di kota besar, dan produksi pakan ikan koinya. Sekarang mulai banyak perusahan yang menyediakan jasa untuk itu, maka perlu ada sertifikasi untuk mendukung peluang kerja tersebut,” jelasnya kepada media cetak dan online di ruang kerjanya (25/7/2022)
Menurutnya nilai ikan yang telah dikonteskan dan menjadi pemenang itu akan berlipat nilai harga jual di pasarnya. Karena memiliki sertifikat juara yang dikeluarkan para juri yang dipilih pantia. Hasil dari penilaian ukuran, kecerahan warna, komposisi warna, pola/bentuk ikan dan lainnya. Setelah meraih juara ada harga ikannya yang dilelang mencapai 10-15 juta. Banyak peminatnya atau orang yang hobi mengoleksi ikan ini meyakini ada mitos yang baik bagi mereka yang memeliharanya.
Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat yang dulu adalah BLK Lembang adalah Unit Pelaksana Teknis Pusat bidang pelatihan kerja dibawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan R.I. Kantor Balai Latihan Kerja mempunyai tugas menyelenggarakan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas, sertifikasi kompetensi serta konsultasi dan peningkatan jejaring di bidang pelatihan vokasi dan produktivitas.
Dalam rangka mendukung sembilan lompatan Kementerian Ketenagakerjaan terkait transformasi BLK yaitu rebranding untuk meningkatkan daya tarik dan kepercayaan public terhadap BLK, BPVP Bandung Barat menyelenggarakan kegiatan 1st All Indonesia Junior Koi Show dengan tema : “Koi dan Potensi Penyerapan Tenaga Kerja”.
Acara tersebut dimeriahkan oleh pameran produk Usaha Mikro Kecil Menengah /UMKM yang dihadiri oleh 308 peserta dari 88 kabupaten kota dengan jumlah koi yang ditampilkan mencapai 916 ikan. Dan diisi seminar langsung dari Ketua Asosiasi Pecinta Koi Indonesia / APKI, Santoso bertema : Budidaya dan Perawatan Ikan Hias Koi. Selanjutnya Kepala Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan, Dr. Trisna Ningsih, A.Pi, S.pi, M.Si bertema : “Peluang Kerja di Sektor Ikan Hias Koi dan sosialisasi informasi kebutuhan kompetensi kerja di bidang ikan hias koi yaitu untuk profesi tenaga ahli budidaya koi, handler koi dan tenaga ahli perawatan kolam koi dan PT. Ekosistem Bisnis Nusantara, Della Prawesti yang membahas “Peluang Bisnis di Sektor Ikan Hias”
http://www.koransinarpagijuara.com/2022/02/18/keterserapan-lulusan-blk-lembang-di-dunia-kerja-wirausaha-mencapai-74/
https://www.youtube.com/watch?v=q8RwY8FRc8A

http://www.koransinarpagijuara.com/2022/05/16/hadir-di-pusdai-jabar-ustadz-adi-hidayat-lc-m-a-sampaikan-3-arahan-kepada-umat/
