Liputan Khusus

Jurnalis Dibutuhkan Untuk Melakukan Upaya Pengawasan Capaian Pembangunan

adminsigiku.com
×

Jurnalis Dibutuhkan Untuk Melakukan Upaya Pengawasan Capaian Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Andi Sovian N

Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Bupati Bandung, DS, meminta kepada PWI dan IJTI Kabupaten Bandung,menindak tegas bila ada anggotanya yang mengejar-ngejar Kepala Desa dan Kepala Sekolah. Karena Kepala Desa dan Kepala Sekolah akan kehilangan konsentrasi kerja bila terus-terusan dikejar oknum wartawan. Bupati akan bekerjasama dengan Saber Pungli untuk menindak tegas jika ada laporan mengenai adanya oknum wartawan yang melakukan hal itu.

Pernyataan tersebut disampaikan bupati dalam acara silaturahmi dan pembagian sembako kepada wartawan yang dihadiri unsur pejabat Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung, pengurus dan anggota PWI Kabupaten Bandung, pengurus dan anggota IJTI Kabupaten Bandung, dan sejumlah wartawan dari organisasi Pers lainnya,Rabu (4/1/2023), di Hotel Soreang.

Pernyataan bupati dinilai mencidrai sejumlah insan pers di Kabupaten Bandung. Seakan-akan ada unsur pembelaan terhadap Kepala Desa dan Kepala Sekolah sehingga tidak perlu ada pengawasan terhadap kinerja mereka.

Direktur Lembaga Pengawasan Pembangunan Daerah (LPPD) yang juga Pemred Kantor Berita KBF,Lili Guntur, mengatakan apa yang disampaikan Zarina dan jurnalis Buser Kriminal di waspira.com edisi (8/1/2023) sangat tepat, bahwa kedatangan wartawan menemui pejabat publik dalam rangka konfirmasi hasil temuan. sementara itu Bandi wartawan Koran SINAR PAGI menyatakan,”dirinya kerap memantau beberapa penyimpangan dalam berbagai proyek dinas, saat konfirmasi kepada pelaksana dan instansi/dinas kedua2anya diam seribu basa, seakan akan saling menutupi, demikian juga dengan proyek-proyek yang dikerjakan Pem. Desa, seringkali Kepala Desa menghindar. Jika demikian Bupati lebih cenderung suka jika proyek-proyek tersebut tidak di awasi masyarakat,’ pungkas Bandi.

“Saya sepakat dengan pendapat rekan kita, Zarina dan jurnalis Buser Kriminal bahwa terkait soal oknum wartawan mengejar-ngejar Kades dan Kepsek tentu untuk menkorfirmasi sebuah persoalan.”Kata Bung LG,sapaan akrab dia.

Menurut Bung LG, apa jadinya jika wartawan melakukan pembiaran terhadap arah kebijakan pembangunan daerah?Tentu hasilnya tidak akan maksimal sesuai target.

“Kehadiran wartawan sesuai peranannnya dinilai penting dalam upaya pengawasan terhadap capaian kinerja pembangunan desa. Jika pembangunan tidak dilaksanakan sesuai target rakyat akan dirugikan akibat banyaknya anggaran yang diselewengkan.” Pungkas dia.***