Naas, ASN Kota Tasik Ditipu Temannya, Satu Unit Mobil Ayla Diduga Digelapkan ?

0
357

Keterangan Foto ; Rumah Dudung bersama Keluarganya di Kp.Depok I, Sukahurip-Tamansari Kota Tasikmalaya yang Berdiri Megah..

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, Kota Tasikmalaya,-  Nasib Naas menimpa Nunung Nurliasari (47), Warga Perum Kota Baru RT 003/018 Jl Sukabumi No.263 Blok IV Kelurahan Kota Baru Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, pasalnya ASN Kota Tasikmalaya ini diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh temannya sendiri bernama Dudung Warga Kp.Depok I RT 02/08 Kelurahan Sukahurip Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.

Dalam penuturannya, dirinya merasa tertipu oleh Dudung berupa 1 (satu) unit kendaraan mobil Daihatsu Ayla Nopol D 1143 UK warna abu.

“Awalnya mobil milik saya di over kredit kepada Dudung. Perjanjian over kredit ini dilakukan diatas kwitansi bermaterai resmi. Sesuai kesepakatan saat itu saya menerima uang Rp.20 dan Rp.15 juta dari Dudung, jadi totalnya 35 juta sesuai perjanjian itung itung DP kembali Dan saat itu Dudung berjanji akan meneruskan sisa angsuran yang baru dibayar 17 oleh saya kepada pihak ACC mobil,” Ucap Nunung kepada Koran Sinar Pagi, Selasa (14/2/2023) siang tadi.

“Awalnya sih saya percaya kepada teman saya itu (Dudung), bahkan beberapa bulan terlihat lancar dalam membayar angsuran. Namun selang beberapa bulan, saya didatangi debt colektor dari pihak ACC mobil, jika mobil itu menunggak belum dibayar angsurannya beberapa bulan ini.

Keterangan Foto ; Nunung Nurliasari (47) korban penipuan, Dudung.(Foto/dok Tono Efendi)

“Sudah beberapa kali saya kerumah Dudung untuk meminta pertanggung jawaban, namun dia selalu saja tidak ada dirumahnya. Menurut isteri dan anak Dudung, yang bersangkutan jarang pulang kerumahnya. Padahal saya hanya ingin ketemu Dudung, dimana posisi unit mobil yang telah di over kredit saat ini,” ucap Nunung sambil terlihat matanya berkaca kaca seperti menahan kesedihannya akibat tertipu oleh temannya sendiri.

Belum lagi kini dirinya makin bingung bercampur stress, dimana oleh pihak ACC dituduh telah melakukan penggelapan mobil, hingga dirinya merasa tidak tenang dikejar kejar ketakutan akibat ulah temannya Dudung yang disinyalir mobilnya itu telah dipindahkan atau dijual ke pihak lain.

“Saya kini merasa shook bingung untuk bertemu Dudung saja kerumahnya selalu dikatakan isterinya atau anaknya selalu tidak ada dirumah. Padahal Saya hanya ingin menanyakan baik baik, kemana unit mobilnya,” kata Nunung sambil menyeka air matanya yang sudah mulai turun dipipinya saat itu.

Ini musibah kejadian yang sama sekali saya tidak duga duga, kok ada teman yang sudah saya percayai dari dulu, kini malah mendzolimi saya, imbuh Nunung.

Saat wartawan menjambangi rumah Dudung di Kp.Depok I RT.02/08 Kelurahan Sukahurip Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, menurut isteri dan anaknya jika Bapak dengan tiga orang anak itu sudah beberapa hari ini tidak ada dirumah.

“Bapak sudah beberapa hari ini belum pulang katanya lagi usaha dagang ke Jawa, tidak tahu kapan pulangnya,” ucap Dilla anak pertama Dudung kepada wartawan. Hal senada juga disampaikan isterinya melalui telepon selularnya, jika suaminya jarang pulang akhir akhir ini.

Namun menurut tetangganya yang kebetulan rumahnya persis berdampingan dengan Dudung, Ny.Enin mengatakan, jika Dudung dalam beberapa hari ini suka terlihat ada dirumahnya.

“Pa Dudung beberapa hari ini saya lihat selalu ada kok, saya pernah lihat beberapa hari ini. Beliau usahanya jual beli kendaraan seperti motor dan mobil. Para tetangga disini semuanya sudah pada tahu,” ungkap ibu lanjut usia itu dengan nada polos namun masih terlihat sehat saat ditanya wartawan.