Ragam

Festival Maluku Peduli Lingkungan Dengan Tema “Arika Kalesang Bumi”

adminsigiku.com
×

Festival Maluku Peduli Lingkungan Dengan Tema “Arika Kalesang Bumi”

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Roy P

Kota Ambon – Acara Festival Maluku Peduli Lingkungan yang di selenggarakan oleh Yayasan Madani Berkelanjutan bekerja sama dengan Green Molucca dengan mengusung tema Arika Kalesang Bumi digelar di Cafe Katong Islamic Center, Senin (20/02/2023).

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Drs.Roy Siauta,M.Si, tampak turut dihadiri tim dari Green Moluccas, Dirut Yayasan Madani, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku, Pimpinan OPD terkait

Dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan oleh Kadis Lingkungan Hidup, Roy Siuata, Gubernur Maluku, mengapresiasi kegiatan Festival Madani yang berkelanjutan, yang digelar untuk kedua kalinya tersebut

“Isu lingkungan saat ini menjadi perhatian negara – negara di seluruh dunia, karena didasari kesadaran bahwa lingkungan hidup merupakan investasi masa depan yang tidak ternilai dengan menjaga lingkungan dari kerusakan, dan pencemaran,” ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan Lingkungan Hidup bukan hanya ditentukan oleh dukungan pemerintah daerah semata, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh peran aktif masyarakat, lembaga lembaga swadaya (LSM) termasuk Yayasan Kamboti Green Moluccas.

“Perlu adanya kerjasama, bahu membahu, dan sadar sepenuhnya dalam permasalahan lingkungan hidup untuk menyelesaikannya,” tambahnya

Disebutkan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan tidaklah mudah, untuk itu, nasyarakat perlu dilibatkan dalam rangka mendukung pelestarian alam dan mendorong partisipasi masyarakat terkait aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui festival Maluku peduli Lingkungan.

“Saya berharap banyak pada Festival Maluku Peduli Lingkungan yang melibatkan komunitas lingkungan hidup di Kota Ambon,” ujarnya

Ditemui usai kegiatan, Roy Siuata menegaskan, menjaga kelestarian lingkungan hidup adalah tanggung jawab semua stakeholder, bukan hanya pemerintah

“Semakin banyak kegiata yang dilakukan oleh LSM maupun yayasan yang terkait dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan, pemerintah provinsi sangat mengapresiasi,” ucapnya

Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian dari misi dan visi Pemerintah Provinsi Maluku, yaitu Maluku tergolong secara jujur, bersih, dan terjamin dalam perhelatan gugusan kepulauan

“Kami berharap yayasan ini tidak hanya bekerja sama dengan LSM, tapi menjalin kerjasama juga dengan pemerintah maupun pelaku usaha, karena sesungguhnya pelaku usaha ini juga adalah bagian dari tanggung jawab untuk bagaimana melestarikan lingkungan, sehingga memelihara dan menjaga melestarikan lingkungan ini, kalau kita semua mengeroyok ini secara bersama sama, dalam arti kita bergotong – royong untuk bagaimana menata dan menjaga lingkungan, dari pencemaran kerusakan, kalau dibebankan kepada pemerintah saja, berarti kita bicara kemampuan anggaran, dan anggaran itu terbatas,” katanya