Ragam

Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Dan Berkelanjutan

adminsigiku.com
×

Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ok

Koran SINARPAGI, Kab. Tulungagung,- Kemeriahan Warga Desa Bendungan dan Warga Desa Gondang Hari Kamis kliwon 30 Maret 2023 telah berhasil budidaya SRI Organik pilihan utama dengan jenis bibit beras yang dipilih dinamakan mentik susu, dengan kesiapan metode penamanan budaya gotong royong.

Acara penanaman pertanian organik dihadiri Baharudin Wakil Rakyat Kabupaten Tulungagung, Siti Aminah Badan Penyuluh Pertanian, Sukarsono Penyuluh Pertanian Lapangan, Suryanto Kepala Desa Bendungan, Wahyono Kepala Desa Gondang, Wahyudi pendamping Petani, Iwan Penggiat Budaya Ketua Yayasan Surya Majapahit, Okky Ketua Ormas Tugu Lawang Nusantara semua sangat mendukung apabila Petani menggunakan Pupuk Organik.

Suryanto selaku Kepala Desa Bendungan Kecamatan Gondang menceritakan sedikit apa yang disebut dengan petani dengan kekuatan budaya gotong royong dan kenapa harus menggunakan pupuk organik “pertama perlu diketahui pupuk subsidi itu langka dan mahal yang kedua pupuk tersebut adalah pupuk kimia, maka dari itu kami mengajak petani yang siap, terutama harus punya rasa komitmen yang kuat untuk merubah sifatnya menjadi kekuatan budaya gotong royong atau bisa disebut sapu lidi dengan menggunakan pupuk organik yang nantinya sangat mudah dicari di sekeliling kita yaitu kotoran hewan atau biasa disebut kohe yang nantinya akan difermentasi dan siap untuk digunakan, dan bagusnya kalau Bupati Tulungagung nantinya bisa menghimbau ke pemerintah daerah agar bisa membeli beras organik dari petani daerah jadi harapan kami seperti itu.” Ujarnya Suryanto.

Setiap Jarak 50 Meter tidak luput dari rumah bambu kecil setinggi 6 meter yang terpasang di petak sawah, Wahyono Selaku Kepala Desa Gondang menjelaskan “Rumah kecil setinggi 6 Meter itu buat bertenggernya burung hantu yang akan siap menempati tempatnya untuk menjaga dari salah satu hewan tikus, keberadaan Satwa Burung Hantu ini secepatnya akan kita buatkan PERDES dengan mengumpulkan beberapa Masyarakat, RT, RW, BPD, SEKDES untuk menerbitkan apa yang dinamakan PERDES tersebut terkait tingkat keamanan Satwa Burung Hantu yang akan dilindungi.” Ujarnya.

“Metode tanam dengan sawah yang halus cantik identik dengan kehadiran seorang Dewi Sri yang sedang menyambut Bapak/Ibu petani yang sedang melakukan tanam secara gotong royong coba lihat itu mas kemeriahannya dan senyuman para petani seperti sangat terasa budaya gotong royong jaman dulu hadir kembali dan mau menggunakan pupuk organik” Ujar Wahyudi Pria Berkumis Kelahiran Ngawi yang tulus dampingi Petani.

Baharudin selaku Wakil Rakyat dan pemegang amanah rakyat ini siap mendampingi para petani agar kedepan Bupati Pemerintah Daerah mau membeli beras beras organik yang asli dari petani kabupaten tulungagungn Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan kedepan juga harus bisa mendampingi agar beras organiknya kedepan sangat bagus.

“Sangat setuju sekali dan sangat salut dengan perjuangan petani mau menggunakan pupuk organik semoga petani sekses kedepan kami juga akan mengajak dinas kesehatan untuk meneliti kandungan beras organik supaya kedepan pemerintah daerah sangat senang menikmati beras beras organik dari petani daerah” Ujarnya BPP dan PPL

Baharudin juga menambahkan “Petani harus maju, Petani harus sukses, Satu tahun panen tiga kali, hasil panen harus lebih dari setiap hasil panen sebelumnya, kedepan ini pemerintah daerah memang harus mau menikmati hasil – hasil beras organik yang asli dari Petani Tulungagung terutama Pemerintah Daerah juga harus mau membeli, Tulungagung Sugih” Pungkasnya Baharudin Wakil Rakyat Tulungagung.